Polisi Periksa 6 Saksi soal Unggahan Akun Cari Keluarga Polisi Penembak Laskar FPI
Merdeka.com - Penyidik Polres Metro Depok telah memeriksa sejumlah saksi terkait akun twitter resmi milik Pemerintah Kota Depok yang diduga telah me-retweet dari sebuah akun yang isinya mencari keluarga polisi penembak Laskar FPI di Tol Cikampek KM50. Sejauh ini saksi sudah enam orang yang diminta keterangan.
"Terkait pemeriksaan akun Diskominfo yang me-retweet pemberitaan terkait masalah memburu polisi pembunuh FPI, kita sudah lakukan pemeriksaan langsung ke sana. Kita tidak memanggil, jadi langsung ke sana penyidik rimsus. Memeriksa enam orang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, Jumat (14/1).
Keenam saksi tersebut antara lain dari pegawai harian lepas dan satu lainnya. "Jadi lima orang semacam pegawai harian lepas kayak adminnya gitu dan satu orang lainnya," katanya.
Untuk mengetahui kebenaran apakan akun tersebut diretas atau tidak, pihakya masih terus mendalami. Pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan dengan meminta keterangan dari staf dinas terkait hingga pimpinannya.
"Nanti akan kita teruskan pemeriksaan kepada staf-staf Diskominfo terkait sampai keatasnya. Kita upayakan untuk mengungkap kasus ini," tambahnya.
Sejauh ini kata Yogen belum terbukti kalau akun tersebut diretas. Oleh karenanya masih diperlukan pemeriksaan mendalam.
"Masih dilidik. Belum terbukti (diretas atau tidak). Tapi kita sementara masih mencari keterangan. Kemudian dari tim krimsusnya juga mencoba untuk membuktikan apakah itu dihack atau ada unsur kesengajaan," tutupnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya