Polisi periksa 30 orang usai bentrok di Kwamki Lama
Merdeka.com - Polisi telah memeriksa 30 warga Timika yang diduga terlibat dalam pertikaian antara kelompok atas dan kelompok bawah di Kwamki Lama, Mimika, Papua. Mereka ini ditahan dan dimintai keterangannya atas bentrokan yang terjadi sejak Mei hingga 18 Juni, kejadian itu juga mengakibatkan masyarakat dan aparat terluka.
"Konflik antar dua kelompok di Kwamki Lama itu kemarin terakhir masih dilakukan pemeriksaan 30 warga Kwamki lama, yang diduga terlibat dalam penyerangan atau katakanlah tindakan kekerasan yang mengakibatkan juga termasuk terkena panahnya tiga anggota polri itu" terang Kabag Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/6).
Usai bentrokan itu, lanjut Boy, polisi menyita senjata yang digunakan dalam penyerangan. Diantaranya terdapat 16 senjata rakitan dan sisanya senjata tradisonal masyarakat Papua berupa panah dan tombak.
"Ada senjata rakitan tradisional yang diamankan petugas oleh penyidik Polres Mimika, ada 16 senjata rakitan, senjata tradisional yang juga digunakan dalam proses kegiatan perkelahian antar kelompok di Kwamki Lama" tambahnya.
Sebelumnya, pada Mei hingga Juni kelompok atas dan bawah di Kwanki Lama terus berseteru. Perseteruan bermula karena beredarnya isu-isu negatif diantara dua kelompok itu. Salah satunya menyebutkan seorang anggota kelompok bernama Roni Ongomangal tewas akibat mabuk dan menabrak dituduhkan tewas akibat dibunuh kelompok lainnya. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya