Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi: Pengguna cairan kimia menyusup saat demo

Polisi: Pengguna cairan kimia menyusup saat demo bentrok dpr. merdeka.com/arie basukie

Merdeka.com - Polisi menghimbau kepada semua pihak yang terlibat aksi, jika melihat seseorang mencurigakan segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Hal ini perlu dilakukan karena adanya penggunaan cairan kimia saat demo di DPR.

"Selain itu, laporan tersebut juga bertujuan agar kita secara bersama-sama dapat mengungkap siapa penebar teror dalam aksi unjuk rasa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Senin (02/04).

Rikwanto menambahkan penggunaan cairan kimia yang mengenai wartawan dan polisi  menjadi pelajaran berharga bagi pihak kepolisian. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal serupa, polisi akan memeriksa barang bawaan pengunjuk rasa yang menggelar aksi.

"Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencegah aksi pelemparan cairan kimia terulang kembali di kemudian hari dan supaya tidak ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab turut masuk dalam kelompok aksi," jelas Rikwanto.

Rikwanto juga menjelaskan, bahwa oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab itu biasanya menyusup ke dalam kelompok aksi dan membawa bom molotov beserta benda lain yang dilarang penggunaannya.

"Karena mereka itu biasanya menyusup ke dalam kelompok aksi dan membawa bom molotov serta alat lain yang dilarang penggunaannya saat aksi," tuturnya.

Tindak pelemparan cairan kimia hingga melukai sejumlah petugas dan insan media itu akan dijadikan momentum bagi pihak kepolisian untuk lebih jeli lagi melakukan pengamanan.

"Polisi akan terus mengawasi kelompok pengunjuk rasa dan mengklasifikasi kelompok mana yang memang berniat melakukan aksi dan membuat kericuhan," tutupnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP