Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi pastikan pria bawa pisau diamankan di Daan Mogot bukan teroris

Polisi pastikan pria bawa pisau diamankan di Daan Mogot bukan teroris Kabid Humas Polda Metro, Kombes Pol Argo Yuwono. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Seorang pria berinisial HS (57) diamankan petugas Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (15/5) malam. HS awalnya dicurigai karena tingkah lakunya mencurigakan. Setelah digeledah yang bersangkutan membuang tasnya. Saat dicek, tas ternyata berisi senjata tajam berupa pisau badik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pria tersebut tak berkaitan dengan aksi terorisme. Kepada polisi, HS mengaku membawa senjata tajam untuk menjaga diri.

"Enggak ada (hubungan dengan teroris), cuma seseorang sedang membawa senjata tajam," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (16/5).

Argo menjelaskan tujuan HS ke kantor polisi untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Sembari menunggu HS sempat tidur di dalam Masjid Al-Amanah Daan Mogot. Namun petugas melihatnya curiga dan segera menginterogasi.

"Akan mencari SIM. Karena sudah sore, dia tidur di masjid. (HS bawa tas) dicari oleh anggota ditemukan lah pisau. Pisau itu mirip atau kayu untuk kerangka seperti pistol. Dia buang (tasnya) mungkin karena takut," tuturnya.

Lanjut dia, HS yang kelahiran Malang ini tinggal di kawasan Kebayoran lama, Jakarta Selatan. Saat ini, yang bersangkutan masih diamankan. Argo menjelaskan kejadian HS tak berkaitan dengan aksi teror bom di Mapolda Riau yang pagi ini terjadi maupun dengan teror bum bunuh diri yang terjadi di Surabaya.

"Enggak ada (sama Riau). Silakan masyarakat beraktivitas seperti biasa. Polisi dan TNI akan lakukan patroli," ujarnya.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP