Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Panggil Warga Terkait Perusakan Fasilitas Vaksinasi di Aceh

Polisi Panggil Warga Terkait Perusakan Fasilitas Vaksinasi di Aceh Tak Mau Divaksin, Ratusan Warga Ini Usir Petugas hingga Rusak Meja Kursi. Instagram/@kabaraceh ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi telah memanggil warga yang terlibat aksi protes berujung perusakan fasilitas gerai vaksinasi Covid-19 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya.

Pemanggilan warga untuk dimintai keterangan itu dilakukan sejak semalam oleh Kepolisian Resor Aceh Barat Daya.

“Pemeriksaan dilakukan maraton. Kita ke depankan upaya soft approach,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (29/9).

Dia menyebut, pemeriksaan dilakukan melalui bantuan keuchik (kepala desa) dan tokoh masyarakat setempat yang membujuk warga agak mau diperiksa terkait masalah tersebut.

Winardy menegaskan, polisi akan menempuh jalan restrorative justice untuk menyelesaikan masalah penolakan warga terhadap vaksinasi di Aceh Barat Daya itu.

Sebagaimana diketahui, ratusan masyarakat pada Selasa (28/9) kemarin, memprotes kehadiran gerai vaksinasi di PPI Ujong Serangga, Susoh. Mereka protes karena diduga adanya unsur pemaksaan oleh tim vaksinator kabupaten setempat.

Sekitar 300 orang yang terdiri dari nelayan dan warga marah. Mereka tidak mau mengikuti kegiatan vaksin yang diadakan pihak Polsek Susoh, Koramil/04 Susoh, Pol Airud dan Puskesmas Sangkalan, karena kegiatan vaksinasi itu menyebabkan pengunjung di PPI Ujong Serangga sepi dan mempengaruhi pendapatan nelayan.

"Itu salah satu faktor pemicu terjadinya aksi penolakan vaksinasi," ujar Kombes Pol Winardy.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP