Polisi: Ormas vs kelompok warga sudah 7 kali bentrok di Bekasi Utara
Merdeka.com - Kepala Polres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, pihaknya tengah mencari solusi mencegah pertikaian antara kelompok dari organisasi masyarakat dengan masyarakat dari Indonesia Timur yang sering terjadi di sekitar Perumahan Tytyan Indah, Bekasi Utara. Indarto mengungkapkan peristiwa pertikaian tersebut sudah terjadi lebih dari dua kali.
"Selama ini sudah tujuh kali terjadi (keributan antara ormas dan warga dari Indonesia Timur) di sana," kata Indarto saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (17/12).
Terbaru, kedua kelompok itu bertikai pada Sabtu (16/12) dini hari tak jauh dari Perumahan Tytyan Indah. Seorang warga yang merupakan simpatisan dari ormas tewas dengan penuh luka bacok, empat sepeda motor dibakar. Usai pertikaian itu, ratusan polisi diterjunkan untuk mencegah sweeping.
Indarto mengaku sudah bertemu dengan tokoh masyarakat di sana. Dalam pertemuan itu, polisi menekankan kepada petugas di wilayah agar responsif terhadap permasalahan yang terjadi.
"Kami juga akan melakukan pertemuan lagi dengan warga maupun tokoh masyarakat," ujar Indarto.
Berdasarkan catatan merdeka.com, pertikaian langsung mulai terjadi sejak Jhon Kei yang bermukim di Perumahan Tytyan Indah dijebloskan ke penjara kasus pembunuhan.
Pertikaian pertama terjadi pada malam hari periode Maret 2012 silam. Sejumlah orang luka-luka baik luka bacok maupun luka panah. Siangnya, dua orang tewas menjadi korban salah sasaran.
"Hubungan kedua kelompok itu kini sangat sensitif," kata dia.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya