Polisi minta baju anggota TNI yang ditembak di Pramuka
Merdeka.com - Hingga saat ini pihak kepolisian belum juga menerima proyektil dan baju milik Kelasi Sugeng Riadi dan Prada Akbar Aldian. Keduanya merupakan Anggota TNI yang tertembak di daerah Pramuka, Jakarta Timur pada Jumat (13/4).
"Proyektil milik Kelasi Sugeng, masih kita dalami. Untuk baju serta proyektil, masih diminta. Polisi sudah surati POM AL, namun belum bisa kami dapatkan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan, Selasa (24/4).
Rikwanto menambahkan, walaupun pihak kepolisian sudah mengirim surat untuk meminta satu paket pakaian dan peluru Kelasi Sugeng satu minggu lalu, namun hingga saat ini barang tersebut belum didapatkan karena adanya prosedur internal dari pihak TNI.
"Untuk baju dan proyektil masih kita mintakan, kita juga sudah mengirim surat satu minggu namun belum bisa kami dapatkan. Masalah prosedur mereka mungkin punya prosedur tersendiri," ujar Rikwanto.
Seperti diketahui, Pada hari Jumat 13 April 2012 dinihari tejadi penembakan oleh orang yang tidak dikenal dengan menggunakan mobil Yaris dengan dua orang korban, yaitu Pratu Apm Sugeng Riyadi dan Prada Akbar Fidi Aldian.
Pelaku mengeluarkan tembakan sebanyak 2 kali disaat konvoi gabungan yang melintas di Jalan Raya Pramuka setelah menembak pelaku langsung kabur ke arah Rawa Sari dan masuk Tol antara Tol Rawa Sari dan Tol Rawamangun. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya