Polisi masih buru dalang pembunuhan Herdi, pria ditembak di Penjaringan
Merdeka.com - Jajaran Subdit Jatanras Polda Metro Jaya hingga kini masih otak dari pelaku pembunuhan terhadap Herdi Sibolga (45). Pasalnya, otak pelaku pembunuhan berinisial AX yang menyuruh empat tersangka dengan dijanjikan uang sebesar Rp 400 juta namun baru dibayarkan Rp 50 juta.
"Untuk otak pembunuhan yakni tersangka AX masih kita kejar ya," kata Kasubdit Jatantras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dihubungi, Senin (6/8).
Sementara itu, polisi masih menunggu hasil uji Laboratorium Forensik (Labfor) senjata api yang digunakan untuk menembak Herdi hingga tewas di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.
"Kita masih menunggu uji balistik dari Pusar Laboratorium Forensik (Puslabfor) terkait senjata yang digunakan untuk membunuh Herdi, kita masih menunggu hasilnya," katanya.
Seperti diketahui, Tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, dan Polsek Metro Penjaringan telah menangkap empat pelaku yang terlibat dalam penembakan Herdi Sibolga (45) berinisial AS (41), JS (36), PWT (32), dan SM (41).
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (20/7) malam usai korban pulang kantor. Herdi yang merupakan karyawan salah satu perusahan yang mengurus perizinan kapal ditembak oleh orang tidak dikenal. Setelah menembak, pelaku kabur dengan menggunakan sepeda motor.
Dari pemeriksaan saksi-saksi, pelaku yang diduga dua orang tersebut salah satu pelaku yang dibonceng memiliki ciri-ciri rambut cepak. Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa selongsong peluru di lokasi kejadian. Motif penembakan ini disebut-sebut adalah bisnis.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya