Polisi marah pengacara Jessica minta autopsi ulang jasad Mirna
Merdeka.com - Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti masih geram akan permintaan pihak Jessica Kumala Wongso agar penyidik melakukan autopsi ulang jenazah Mirna Salihin (27). Hal itu disampaikan Jessica melalui kuasa hukumnya, Yudi Wibowo Sukinto.
Krishna menilai, pihak Jessica telah meragukan kredibilitas Korps Bhayangkara.
"Anda lihat Polri sudah autopsi ratusan hingga ribuan mayat, jadi ini kerjaanya sudah profesional. Mayat sudah dapat data, kalau ulang (autopsi) pertanyaan saya kenapa? Tidak percaya kredibilitas kami sebagai Polri," ujar Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/1).
Atas permintaan tersebut, lanjut Krishna, ia menilai Jessica sebagai teman tidak menghargai jenazah Mirna dan malah meminta penyidik untuk menyayat ulang tubuhnya yang sudah terbujur kaku.
"Diakan temannya, seharusnya berpikir mayat dirobek-robek lagi itu jangan, jangan dirobek-robek lagi, sedih sekali saya," tandasnya.
Sebelumnya, Jessica mengaku jika Hani, salah satu temannya yang saat itu juga ikut dalam pertemuan turut mencicipi es kopi yang diminum Mirna.
"Iya (selain mirna minum, Hani ikut minum kopi yang sama)," ujar Yudi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/1).
"Pertanyaannya, dua orang ikut minum, minuman milik Mirna. Tapi kenapa hanya satu yang tewas, sedangkan Hani tidak meninggal?" tambah Yudi.
Lebih lanjut Yudi menuturkan ketika Mirna ingin meminum kopi dirasa mempunyai bau menyengat, Mirna meminta Jessica untuk mencium bau kopi tersebut, lalu dilanjutkan dicium oleh rekan keduanya, yaitu Hani.
"Kemudian, Mirna mencicipi kopi seteguk dan Hani seteguk," terang Yudi.
Setelahnya itu, sambung Yudi, belum terjadi apa-apa. Mereka, tetap berbincang-bincang sambil mencicipi makanan yang tersedia di atas meja.
"Tiba-tiba Mirna menyuruh Jessica meminta air karena tenggorokannya terasa kering lalu kondisinya semakin memburuk," jelasnya.
Yudi menilai hasil labfor polri salah, karena jika Mirna tewas minum kopi tersebut, maka Hani pun juga tewas karena ikut minum.
"Hani kan juga ikut minum, tetapi kenapa hanya Mirna yang tewas, hasil labfor kemungkinan bisa keliru. Saya bukan dokter tapi saya pelajari," tegasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya