Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Malaysia tembak mati 4 WNI

Polisi Malaysia tembak mati 4 WNI mayat. shutterstock

Merdeka.com - Aparat kepolisian Malaysia menembak mati empat orang warga negara Indonesia saat melakukan penggerebekan di Kuala Lumpur. Penembakan itu dilakukan karena petugas mensiyalir mereka telah melakukan aksi perampokan sebuah rumah, sehari sebelum penembakan terjadi.

"Saya mengecam keras tindakan barbar polisi Malaysia yang dengan mudahnya menembak orang hingga tewas," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, Minggu (13/10), seperti dilansir Antara.

Keempat WNI yang tewas tersebut bernama Hafat, nomor paspor Indonesia A0649848 kelahiran 8 Juni 1969, Iknoriansyah nomor paspor U450798 kelahiran 7 Mei 1988, Hery Setiawan nomor paspor A4208167 kelahiran 25 November 1980, dan Wahyudi nomor paspor A2640273.

Keempat pria tersebut ditembak di sebuah tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian mereka, yakni di Blok B-15-7, Ampang Hilir Pinggiran, Jalan Ampang Putra, Kuala Lumpur. Laporan penembakan itu diterima Kedutaan Besar RI untuk Malaysia dari aparat Malaysia sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

"Sepertinya polisi Malaysia bermental pengecut karena sedikit-sedikit menembak. Melumpuhkan, kan, tidak harus membunuh apalagi mereka bukan teroris," keluh Jumhur.

Jumhur memastikan bahwa keempat WNI itu bukan TKI karena berdasarkan informasi yang dia terima, mereka tidak jelas pekerjaannya. Saat ini, polisi Malaysia masih menyelidiki sekaligus memastikan identitas empat jenazah.

Pihaknya juga telah meminta KBRI untuk menunggu hasil penyelidikan tersebut dan akan diberi akses untuk cek fisik jenazah nantinya. Jumhur memastikan pula protes pemerintah tersebut disampaikan melalui jalur diplomatik. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP