Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi larang mahasiswa demo saat pelantikan Gubernur dan Wagub Aceh

Polisi larang mahasiswa demo saat pelantikan Gubernur dan Wagub Aceh bakal cagub dan cawabug Aceh, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah kendarai pesawat. ©2016 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah bakal dijaga ketat. Mahasiswa atau ormas lainnya dilarang menggelar aksi pada saat pelantikan. Selain yang memiliki undangan, tidak diizinkan memasuki gedung dan pekarangan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Pelantikan dijadwalkan berlangsung Rabu (5/7) di ruang paripurna DPRA. Direncanakan dihadiri 14 perwakilan kedutaan dan ratusan tamu undangan lainnya pada pelantikan gubernur-wakil gubernur Aceh periode 2017-2022.

Warga yang tidak memiliki undangan dan hendak menyaksikan proses pelantikan bisa berkumpul di Taman Ratu Safiatuddin, Lamprit, Banda Aceh. Di lokasi tersebut sudah disediakan layar lebar untuk menyaksikan siaran langsung pelantikan.

"Kita akan mengalihkan warga ke taman Ratu Safiatuddin tempat konsentrasi massa berkumpul," kata Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol Bambang Sukardi, Selasa (4/7) di Banda Aceh.

Aparat keamanan menerjunkan 1.588 personel gabungan yang terdiri personel Polda Aceh, Polresta Banda Aceh dan 200 personel TNI dan instansi lain untuk pengamanan pelantikan. Pihak kepolisian akan melakukan patroli keliling di gedung DPRA maupun di taman Ratu Safiatuddin.

"Pengamanan kita perketat di pintu masuk tempat berlangsungnya pelantikan. Di pintu masuk ruang rapat paripurna akan dipasang metal detector," jelasnya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Saladin mengatakan, pengamanan pelantikan gubernur terpilih akan dilakukan dengan sistem empat ring.

"Secara prosedur sampai ring tiga, tapi saya tambah sampai ring ke empat untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas di hari pelantikan," ujarnya.

Saat pelantikan gubernur dan wakik gubernur, polisi melarang warga, mahasiswa dan ormas melakukan aksi unjuk rasa. "Kita tidak izinkan ada pelaksanaan aksi unjuk rasa di hari pelantikan, jika ada akan kita ambil tindakan tegas," ungkap Kapolresta.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya mengimbau tamu undangan dan masyarakat tidak menggunakan kendaraan pribadi ke lokasi pelantikan maupun di taman Ratu Safiatuddin. Masyarakat bisa beralih menggunakan transkutaradja.

"Jalan Daud Bereueh akan ditutup atau dialihkan serta sebagian jalan Ratu Safiatuddin. Kemungkinan akan macet, lebih baik gunakan kendaraan umum saja biar tidak terjadi kepadatan kendaraan," kata Kapolresta. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP