Polisi Kupang yang tembak kepalanya sendiri masih kritis
Merdeka.com - Aiptu Fransisco De Araujo, anggota polisi yang menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api jenis revolver, Selasa (6/6) pagi tadi, kini kondisinya masih dalam keadaan kritis di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Para pimpinan di jajaran Polres Kupang Kota, Kepolisian Daerah NTT, rekan kerja, keluarga, kerabat hingga istri para anggota polisi terlihat memenuhi rumah sakit. Mereka datang untuk menguatkan istri dan ketiga anak korban, serta melihat langsung kondisi korban yang tengah dirawat intensif di ruang operasi.
Kapolres Kupang AKBP Anton Nugroho kepada wartawan membenarkan bahwa, anggotanya menembak kepala sendiri menggunakan senjata api jenis revolver, sekitar pukul 7.50 Wita, di dalam kamar keluarga korban.
"Yang pertama mohon doanya rekan rekan semua, kami sedang tangani medis dan kondisinya kritis. Sementara kami masih dalami dan melakukan pemeriksaan, lukanya di bagian kepala," ungkapnya.
Dirinya menambahkan, terkait motif sampai korban nekat melukai dirinya sendiri, kini masih dalam pemeriksaan. Saksi yang ada akan diperiksa, sementara olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan oleh anggota yang bertugas.
"Korban bertugas di Polres Kupang Kota sebagai Kanit pengamanan obyek vital. Olah TKP sudah kita lakukan dan hasilnya kita masih proses," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang anggota Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, diduga menembak kepala sendiri menggunakan senjatanya, Selasa (6/6). Anggota yang diketahui bernama Aiptu Fransisco De Araujo ini diduga menembak diri di dalam kamar rumah mereka di Jalan Nangka, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya