Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Penemuan Kerangka Manusia di Septic Tank

Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Penemuan Kerangka Manusia di Septic Tank Lokasi kerangka manusia di septick tank. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi berupaya mengungkap kasus kematian mayat yang ditemukan dalam kondisi sudah menjadi kerangka di dalam septic tank. Kerangka manusia itu diketahui adalah Ayu Selisha, yang merupakan menantu dari pemilik rumah tempat septic tank itu berada.

Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyo mengatakan, untuk mencari pelaku tersebut, sebanyak delapan saksi telah dimintai keterangan.

"Sementara masih kita dalami mencari saksi. Masih kurang lebih nambah satu lagi berarti 8 orang (saksi)," ujar Wachyu, Selasa (14/1).

Wachyu menerangkan untuk mengungkap kasus meninggalnya Ayu Selisha ini memiliki tingkat kesulitan. Wachyu menjabarkan jika jenazah Ayu Selisha diduga telah 10 tahun terkubur di dalam septic tank.

"Kesulitannya itu karena ini sudah 10 tahun. Kita pun mencari orang-orang yang masih ingat peristiwa itu," ungkap Wachyu.

Polisi berusaha menelusuri lokasi tempat kerja Ayu Selisha 10 tahun yang lalu. Hanya saja tempat kerja ini sudah tutup dan tidak lagi diketahui keberadaan rekan-rekan Ayu Selisha semasa hidup.

Selain itu, sambung Wachyu kesulitannya adalah posisi rumah milik mertua Ayu Selisha, Maluyo berada jauh dari rumah tetangga. Keluarga mertua Ayu Selisha pun dinilai Wachyu memiliki karakter yang tertutup.

"Posisi rumahnya (mertua Ayu Selisha) dengan tetangga berjauhan," papar Wachyu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kerangka Ayu Selisha ditemukan berada dalam septictank di sebuah rumah yang ada di Karangjati RT 07, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Kerangka Ayu Selisha ditemukan, Minggu (22/12). Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan Ayu Selisha adalah sang suami, Edi.

Edi meninggal dunia karena gantung diri beberapa hari sebelum kerangka Ayu Selisha ditemukan. Sebelum meninggal dunia, Edi meninggalkan surat wasiat.

Dalam surat wasiatnya, Edi ingin menyusul nenek dan istri, Ayu Selisha. Sebelum meninggal dunia dengan cara gantung diri, Edi diketahui telah berupaya bunuh diri sebanyak empat kali. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP