Polisi kembali bekuk tersangka kasus perjokian di UGM
Merdeka.com - Polisi kembali membekuk satu orang tersangka kasus perjokian ujian masuk Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. Dengan ditangkap satu orang tersebut, saat ini sudah ada dua tersangka dalam kasus itu.
Pria yang baru saja diamankan itu berinisial A yang merupakan warga Jawa Timur. Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP WIdy Saputro mengatakan, saat ini A tengah dimintai keterangan oleh tim penyidik. A, diduga kuat ikut membantu dalam pemalsuan dokumen peserta UM Kedokteran Internasional UGM.
"Kami sedang periksa si A ini. Baru saja kami jemput dari Jawa Timur. Tapi diduga kuat dia ikut bantu IS," kata Widy kepada merdeka.com, Sabtu(21/7).
Widy menjelaskan, penangkapan A murni dari hasil penyelidikan kepolisian di lapangan, bukan berdasarkan dari pengakuan IS. Sebab, IS sendiri mengaku tak mengenal A. Polisi mengaku punya bukti yang cukup kuat untuk menjerat A sebagai tersangka dalam kasus ini.
Selain kedunya, Widy yakin masih banyak lagi pihak-pihak yang ikut bermain dalam kasus perjokian ini. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini berdasarkan keterangan 43 saksi-saksi yang sebelumnya sempat diperiksa selama 1X24 jam usai diamankan saat tertangkap basah saat seleksi UM Kedokteran Internasional UGM di Bulak sumur, Sleman, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 43 peserta UM Fakultas kedokteran Internasional UGM Yogya tertangkap tangan berbuat curang sehingga digiring ke Mapolres Sleman. Setelah diperiksa, mereka dipulangkan kecuali IS yang terbukti melakukan perjokian dengan imbalan Rp 5 sampai 10 juta saat ujian. Upah tersebut menjadi Rp 70 - Rp100 juta jika peserta ujian dinyatakan lulus dan berhasil masuk dan menjadi mahasiswa UGM Yogyakarta. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya