Polisi jujur Miran, pangkat terakhir mayor rela jadi satpam

Reporter : Vizcardine Audinovic | Sabtu, 6 April 2013 02:08




Polisi jujur Miran, pangkat terakhir mayor rela jadi satpam
Mayor polisi Miran. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi warga kota Malang yang lahir di era 60-80-an mungkin tidak asing dengan Muhammad Miran. Sosok satu ini adalah perwira polisi yang disegani mulai dari rakyat jelata hingga wali kota. Meski sudah pensiun, nama Miran masih melekat di sebagian besar masyarakat Malang.

Tidak sulit menemukan kediaman pria dengan pangkat terakhir mayor itu. Karena kiprahnya sebagai aparat negara terkenal, maka banyak pula masyarakat yang mengenalnya. Miran tinggal di daerah Kepuh, Kecamatan Sukun, Malang. Jika Anda menanyakan alamat rumah Miran pada warga Kepuh, tanpa ragu mereka akan memberitahukannya pada Anda.

Ketika merdeka.com menyambangi kediaman Miran, tampak berbagai foto seorang pria mengenakan seragam polisi. "Itu foto-foto saya zaman dulu sewaktu jadi polisi," kata Miran, Rabu (3/4) lalu.

Pria kelahiran Magetan 21 Maret 1944 ini masih terlihat bugar dan gagah, tak berbeda jauh dengan foto ketika masih bertugas sebagai polisi. Sosoknya juga sederhana dan ramah, tampak dari pakaian yang dia kenakan. Saat dijumpai, Miran mengenakan polo shirt dipadu celana pendek warna putih. Tak lupa senyum hangat selalu menghiasi wajahnya.

Dengan semangat dia menceritakan pengalamannya ketika bertugas sebagai pelindung masyarakat. Pria bersahaja itu mulai menjadi polisi sejak 1 Juli 1964. Pengabdiannya pada masyarakat dia tunjukkan dengan senantiasa bersikap jujur dan tanpa pamrih. Miran pantang menerima imbalan atau suap dari orang yang melanggar lalu lintas.

"Saya orangnya kenceng (tegas), kalau ada yang melanggar pasti saya peringatkan," ungkapnya. Sikap tegas yang ditunjukkan ayah tiga anak tersebut membuat dia disegani dan dihormati warga Kota Malang.

Kini, Miran sudah purna tugas dari polisi. Tetapi, namanya akan selalu menjadi legenda di Malang. Banyak para pekerja yang ingin menikmati masa pensiun dengan bersantai ria. Tapi hal ini tidak berlaku bagi Muhammad Miran. Polisi yang pernah berpangkat sebagai mayor ini sempat menjadi kepala security di sebuah supermarket di kawasan Blimbing, Malang.

Rasanya tidak percaya mendengar seseorang berpangkat tinggi kemudian beralih menjadi petugas keamanan di supermarket setelah pensiun. Tapi Miran benar-benar melakukannya. Selama dua tahun, pada 1999 dan 2000 Miran menekuni "pangkat" barunya.

"Daripada menganggur di rumah lebih baik beraktivitas," katanya dengan santai. Miran tidak gengsi melakoni aktivitas barunya itu.

"Tidak ada bedanya jadi polisi sama kepala keamanan. Bedanya cuma jumlah gajinya saja," ujar dia lantas tertawa. Namun, pilihan Miran menjadi satpam kurang disetujui oleh istrinya, Sutinah. Wanita 66 tahun itu merasa tidak perlu mengejar materi lagi karena sudah berkecukupan.

"Namanya manusia, kalau merasa kurang ya kurang terus. Tapi bapak tidak perlu sampai bekerja seperti itu," kata Sutinah. Dia sering mendapat omongan dari teman-temannya, tentang pekerjaan barunya sebagai satpam. "Bapak itu memang rajin, tapi kadang suka ngerjain hal-hal yang bukan kerjaannya. Seperti merapikan trolley, itu kan bukan tugasnya," jelas wanita yang pernah berprofesi sebagai bidan tersebut.

Kini, Miran tidak lagi menjadi kepala security. Dia memiliki kesibukan baru yakni mengasuh cucunya. "Yang namanya orang tua bekerja tiada hentinya, dulu mengurus anak, sekarang cucu. Tapi sangat menyenangkan," ungkap Miran sambil menggendong cucunya. Selain itu, kediamannya di Kepuh juga dimanfaatkan sebagai tempat kos para mahasiswi Universitas Kanjuruhan Malang.

Beredar video polisi mengajak damai bule Belanda di Bali

Baca juga:
Polisi Miran tegur dulu baru tilang, kalau bandel gembosi ban
Polisi Miran: Saya nggak pernah dan nggak mau minta uang!
Kisah kehebatan polisi Miran bikin takut wali kota Malang
Polisi jujur Miran terkenang penghargaan khusus dari Pak Harto
Polisi Miran tak pernah bawa pistol, senjatanya pentungan rotan

[tts]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Dilantik jadi anggota DPR, Krisna Mukti pakai jas Rp 750.000
  • Dapat broadcast BBM balap liar, polisi gerak kilat sikat joki
  • Ubah warna rambut, Suki Waterhouse makin cantik atau...
  • Jadi anggota DPR, Lucky Hakim incar Komisi V
  • Lusa, Jokowi pidato pengunduran diri di depan DPRD DKI
  • Gagal menjambret, 2 maling bercelurit di Semarang dihajar massa
  • Modus melamar kerja, 3 kawanan pencuri gasak mobil korban
  • Rapper Will.i.am ubah mobil mahal jadi kamera raksasa
  • Pasangan mesum di Aceh dihukum cambuk, sang wanita pingsan
  • Baru usia tiga tahun, berat bocah Brasil ini 70 kilogram
  • SHOW MORE