Polisi incar otak pelaku dari 31 WN China penipu
Merdeka.com - Petugas gabungan dari Polres Bogor Kota dan Kantor Imigrasi Bogor menggerebek rumah mewah lokasi sindikat penipuan online jaringan internasional di perumahan elit Vila Duta I, Kota Bogor, Senin (21/06) malam. Ada 31 warga negara asing (WNA) asal China ditangkap. Polisi kini mencari otak kejahatan ini.
Kapolres Bogor Kota AKBP Andi Herindra, menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. Ini terkait sindikat penipuan jaringan international yang dilakukan 31 orang tersebut.
"Kami masih mendalami apakah penipuan ini juga mengincar korban dari negara lain selain China. Selain itu, kami juga mengembangkan apakah ada keterlibatan orang Indonesia dalam praktik tersebut. Kami ingin mengetahui siapa orang yang mencarikan mereka tempat tinggal dan sebagainya," kata Andi, Selasa (21/6).
Dalam penggerebekan, petugas berhasil mengamankan 31 orang pelaku. Ini berikut bukti, di antaranya 25 unit pesawat telepon, satu unit mobil Toyota Fortuner hitam B 1290 BJN, sepeda Motor kawasaki Ninja F 4593 DD, empat unit handy talkie, printer, laptop sebanyak 2 unit, modem aktif sebanyak 14 unit, modem tidak aktif terdapat 16 unit, telepon genggam sebanyak 34 unit.
Serta disita juga uang tunai sebesar Rp 20 juta, 6.956 Yuan, 590 Dolar Hongkong, 168 Ringgit Malaysia, 1690 Rupe, 10 mata uang Makau dan 500 uang Taiwan.
Informasi diperoleh menyebutkan, penggerebekan itu bermula dari laporan masyarakat yang merasa curiga terkait aktivitas WNA asal China di rumah mewah lantai dua cat putih itu. Berdasarkan laporan itu, petugas Imigrasi bersama Polres Bogor Kota melakukan penggerebekan dan langsung mengamankan ke kantor Imigrasi Bogor guna kepentingan penyidikan lebih lanjut terkait dokumen keimigrasian mereka. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya