Polisi hati-hati usut kasus bocah 5 tahun diperkosa 7 temannya
Merdeka.com - Pihak kepolisian hingga kini masih mengumpulkan bukti-bukti terkait pemerkosaan bocah 5 tahun, yang diduga dilakukan oleh sepermainannya, di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Di mana pelaku berjumlah tujuh orang yang juga masih di bawah umur.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Agung Budijono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menyelidiki kasus ini. Pasalnya, korban dan pelaku masih di bawah umur.
"Sekarang sudah ditangani oleh KPAI, Bapas (balai pemasyarakatan), dan intansi terkait," ujar Agung saat mendampingi Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan, di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (26/10).
Agung menambahkan, penyidik ingin menyelesaikan kasus tersebut secara hati-hati agar tak mengganggu psikisnya, pasalnya baik korban maupun terduga pelaku masih dibawah umur. Lebih lanjut Agung menegaskan, kalau hingga kini pihaknya belum menemukan motif para pelaku.
"Ya nanti kita akan kaji itu, karena apa, kalau langsung kita tanyakan psikisnya akan terganggu. Jadi kita pelan-pelan mendekatinya, jangan sampai nantinya anak-anak ini kenapa-kenapa, itu yang kita tidak inginkan," kata Agung.
"Karena ini kasusnya menyangkut anak di bawah umur makanya kami periksa orangtua untuk minta kepastian umur anak-anaknya. Kami minta surat-surat yang membuktikan umur anak-anaknya," pungkasnya.
Seperti diketahui, kasus tersebut bermula ketika korban GS mengeluh sakit pada bagian organ intimnya. Setelah ditanya oleh orangtuanya, GS mengaku diperkosa oleh ketujuh temannya di sebuah rumah kosong di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (2/10) yang lalu.
Akhirnya diketahui, bocah tersebut merupakan teman sepermainannya, dengan inisial SF (12), FR (7), EG (5), BK (5), IK (6), RD (7), dan HR (10).
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya