Polisi gerebek rumah pengusaha yang 3 kali mangkir atas kasus pemalsuan
Merdeka.com - Rumah seorang pengusaha pemilik Gedung Empire Palace Jalan Raya Blauran, Surabaya yakni Gunawan Angka Widjaja digerebek polisi. Petugas mencari Gunawan untuk dilakukan penjemputan paksa oleh penyidik Unit Subdit II Harta dan Benda Ditreskrimum Polda Jawa Timur.
Pasalnya Gunawan sudah tiga kali mangkir, tidak memenuhi panggilan penyidik dalam kasus memberikan keterangan palsu akta otentik. Polisi juga melakukan penggerebekan di Jalan Raya Tidar, tempat tinggal orangtua Gunawan. Ternyata tersangka Gunawan tidak ada di lokasi.
Sehingga penyidik polisi dari Subdit II Harta dan Benda tersebut terpaksa hanya melakukan penggeledahan, mencari dokumen, untuk dijadikan alat bukti penyidikan dan penyelidikan.
"Tersangka ini akan akan dijemput paksa. Tapi, karena tidak ada di lokasi, penyidik akhirnya hanya melakukan penggeledahan mencari Dokumen dan pemeriksaan terhadap lima orang karyawannya saja," kata Kasubid Penmas Kompol I Putu Mataram, Selasa (21/11).
Ada dugaan penggerebekan untuk melakukan penjemputan paksa terhadap Gunawan Angka Widjaja tersebut bocor. Pasalnya, penyidik polisi sebelum datang, sempat terlihat sebuah mobil warna putih keluar dari rumah orangtua Gunawan.
"Kalau itu saya kurang tahu. Yang jelas kita lakukan hari ini untuk melakukan penjemputan terhadap tersangka, karena sudah mangkir berulangkali dari panggilan penyidik," ujar dia.
Perlu diketahui, kasus tersebut berdasarkan laporan polisi bernomor LPB/101/I/2017/UM/SPKT Polda Jatim. Bahwa Gunawan Angka Widjaja dilaporkan oleh istrinya sendiri, yakni Tri Sulawati alias Chin Chin.
Laporannya, diduga terkait keterlibatan Gunawan dalam konspirasi tindak pidana memasukan dan menggunakan keterangan palsu dalam akta otentik.
Selain Gunawan, ada beberapa orang lainnya yang juga ikut serta dilaporkan oleh Chin Chin, yakni seperti Edward Suharto Joyo Santoso, pengacara keluarga yang diangkat menjadi komisaris PT Blauran Cahaya Mulia (BCM) dan PT Dipta Wimala Bahagia (DWB).
Saud Usman Nasution, Purnawirawan Perwira Tinggi Polri yang diangkat menjadi komisaris, Budi Santosa, Staf Empire Palace yang diangkat menjadi Direktur, Soegiarto Angka Widjaja, adik Gunawan yang diangkat sebagai Direktur, Rachmat Suharto, anak Edward yang diangkat menjadi Direktur dan Teguh Suharto Utomo, pengacara Gunawan. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya