Polisi gelar rekonstruksi pembunuhan ABG tolak diajak berhubungan intim
Merdeka.com - Polisi gelar rekonstruksi pembunuhan ABG yang tolak diajak berhubungan intim. Polres Sukoharjo, Senin (29/10) pagi, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan anak baru gede (ABG) Retno Ayu Wulandari (14) oleh temannya sendiri di Desa Trosemi, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Rekonstruksi juga menghadirkan tersangka Irawan Aditya alias Hooh (14) dan sejumlah saksi lainnya.
Dalam rekonstruksi tersebut, sebanyak 22 adegan diperankan oleh tersangka dan 4 orang saksi. Adegan pertama dilakukan di rumah salah satu saksi bernama Angga yang juga teman tersangka. Di rumah Desa Siwal, Kecamatan Baki, Sukoharjo tersebut mereka melakukan pesta miras, namun korban menolak untuk ikut.
Dalam adegan tersebut juga diceritakan bahwa para saksi dan tersangka sudah diberikan nasihat oleh orang tua Angga, Sri Rejeki.
"Kalau minum-minum jangan malam-malam. Kalau bawa teman wanita, cepat dipulangkan," ujar Sri Rejeki, saat memperagakan adegan.
Dalam adegan tersebut juga diceritakan saat tersangka melakukan penganiayaan korban di sebuah bangunan bekas penggilingan padi. Di lokasi tersebut, tersangka merayu korban untuk diajak berhubungan Badan. Namun karena menolak, korban yang berusaha meninggalkan lokasi.
Namun karena tersinggung, tersangka kemudian memukul kepala korban dengan sebuah kayu. Usai kejadian tersebut, korban yang sempoyongan dibuang ketengah sawah, hingga akhirnya ditemukan warga. Namun sayang korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
"Kita hanya diminta untuk membantu pengamanan saja. Ada beberapa adegan yang seharusnya dilakukan dirumah saksi, namun kita lakukan di Mapolsek. Ada beberapa adegan lagi yang kita lakukan langsung di lokasi kejadian," terang Kapolsek Gatak, AKP Yulianto, disela rekonstruksi.
Pantauan di lokasi rekonstruksi, ratusan warga memadati lokasi sejak pukul 8.00 pagi. Padahal rekonstruksi baru dimulai pukul 10.15 WIB.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya