Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi gagalkan peredaran 3 kg sabu asal Malaysia tujuan Samarinda

Polisi gagalkan peredaran 3 kg sabu asal Malaysia tujuan Samarinda BNN gagalkan penyelundupan sabu. ©2016 dok Polda Kaltim

Merdeka.com - Aparat Polsek Gunung Tabur, menggagalkan paket sabu seberat 3 kg asal Tawau Malaysia dengan tujuan kota Samarinda. Empat kurir dibekuk dan diamankan di sel tahanan Polsek Gunung Tabur. Kemudian keempat kurir tersebut diterbangkan petugas BNN ke Jakarta.

Informasi dihimpun, penggagalan pengiriman 3 kg sabu itu dilakukan Senin (4/4) sore. Delapan orang petugas BNN berada di Berau, berkoordinasi dengan Kapolres Berau AKBP Anggie Yulianto Putro dan jajaran Polsek Gunung Tabur, terkait adanya penyelundupan 3 kg dari Tawau, Malaysia, tujuan Samarinda.

Wilayah Gunung Tabur, memang menjadi salah satu kawasan pintu masuk dan keluar ke wilayah lain di Kalimantan Timur. Untuk itu, petugas melakukan razia kendaraan yang melintas tepat di depan Mapolsek Gunung Tabur, Jalan Bulungan, Kelurahan Gunung Tabur.

Dua mobil Avanza bernomor polisi KT 1752 NM sebagai pengawal sabu berjalan di depan dan KT 1346 RZ yang membawa sabu berjalan di belakangnya dengan jarak yang cukup jauh, dihentikan petugas yang melakukan razia dan melakukan penggeledahan muatan.

"Saat digeledah, petugas menemukan sabu seberat 3-4 kilogram dalam 4 paket yang terbungkus dalam tas ransel di bawah jok mobil," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Fajar Setiawan, saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (5/4).

Fajar menerangkan, 4 orang dari kedua mobil itu masing-masing pemilik sabu He (36) warga Tarakan, As (41) warga Samarinda, Ha (41) warga Samarinda serta Ir (30) warga Berau.

"Selain menyita sabu seberat sekitar 3 kg lebih, petugas juga mengamankan 4 telepon selular, 2 dompet, serta 2 unit mobil Avanza," ungkap Fajar.

Berdasarkan keterangan, sabu itu berasal dari Tawau, Malaysia, yang masuk melalui Sebatik di Nunukan, Kalimantan Utara, yang berbatasan perairan laut dengan Tawau. Dari Nunukan, kemudian menyeberang ke Bulungan di Kalimantan Utara. Barang haram itu dikirimkan tujuan pemesan di Samarinda.

"Hari ini, keempat orang berstatus tersangka beserta barang bukti, diterbangkan ke Jakarta bersama dengan tim BNN, dengan penjagaan ketat petugas kepolisian," pungkas Fajar.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP