Polisi gadungan gentayangan incar anak gaul Jakarta
Merdeka.com - Mengaku sebagai polisi, dan menuduh korbannya membawa narkoba adalah modus pelaku kejahatan yang biasa beraksi malam hingga dinihari. Biasanya, kawanan penjahat ini mengincar anak gaul Jakarta yang baru saja pulang dari mal dan tempat dugem.
Astrid (25) dan Irman Febrianto (25) menjadi korban kejahatan dengan modus di atas. Kejadian itu dialami keduanya pada Minggu (1/7) dinihari saat melintas di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.
Mobil Honda Jazz yang ditumpangi mereka tiba-tiba saja dipepet kendaraan pelaku. Kemudian kedua korban dipaksa turun dari mobil, lalu dimasukkan ke dalam mobil pelaku.
Di dalam mobil itu oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang korban dituduh membawa narkoba dengan kondisi tangan diborgol. Irman sempat mengalami kekerasan.
Merasa tak bersalah keduanya membantah, namun pelaku semakin mengganas.
Dengan kondisi mata tertutup dan mulut dilakban, korban dibawa berkeliling hingga akhirnya dibawa ke Motel By Pass Inn Pulo Mas di Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Di Pulo Mas, salah satu korban sempat mengambil uang Rp 1 juta dari mesin ATM. Melihat ada ada kesempatan Astrid berteriak, sehingga mengundang perhatian pihak keamanan dan warga. Satu orang pelaku berhasil ditangkap.
"Pas sudah sampai di ATM, duit mau ditarik, mereka berteriak, dan teriakan didengar warga, kemudian satu ditangkap dan selebihnya kabur," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dian Pery.
Kejadian dengan modus serupa juga dialami oleh WN Korea Lim Heon Ok (45). Sepulang dari diskotek Stadium, mobil yang dikendarai Lim dan teman wanitanya dicegat oleh pelaku yang berjumlah 9 orang di Jalan Epicentrum Utama Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (30/6).
Para pelaku turun dan memaksa Lim dan teman wanitanya masuk ke dalam mobilnya. Selama perjalanan Lim diinterogasi dengan kondisi tangan diborgol dan dipaksa mengaku sebagai pengedar narkoba.
Lim kemudian dibawa berputar-putar dan dipaksa menyerahkan uang dengan cara mentransfer, serta menyerahkan iPhone dan handphone. Pelaku yang mengaku sebagai polisi menggasak uang Rp 16 juta. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya