Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Gadungan di Maros Ditangkap Saat Main ke Rumah Teman Perempuan Anak Brimob

Polisi Gadungan di Maros Ditangkap Saat Main ke Rumah Teman Perempuan Anak Brimob Ilustrasi Polisi Gadungan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi polisi gadungan laki-laki berinisial MH, (17) terbongkar gara-gara gelagatnya terbaca oleh Iptu Laode Syahrul R, anggota Brimob Polda Sulsel, Kamis (19/11) pagi. MH yang berseragam polisi datang ke rumah Suyanti di BTN Asabri, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulsel.

Dia bersama teman angkatan sekolahnya saat masih SD yakni laki-laki AS (17). Suyanti sendiri adalah putri Iptu Laode Syahrul R.

Karena gelagatnya mencurigakan, Iptu Laode Syahrul R yang awalnya bergegas ke kantor lalu bertanya ke MH. Sejumlah pertanyaan dijawabnya asal bahkan tidak tahu dan membuat MH terlihat gelisah.

"Iya katanya letting anak saya tapi saya lihat pangkat di seragamnya itu Bripka, tampak tidak sesuai dengan umurnya. Banyak hal yang dia tidak diketahui ketika ditanya jadi dilaporkan ke Polsek. Untuk lebih terangnya, konfirmasi ke kapolsek yah," kata Iptu Laode Syahrul R.

Kapolsek Moncongloe, Ipda Andi Rahmat Wijaya yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, laki-laki MH adalah pelaku polisi gadungan.

Dijelaskan, yang bersangkutan kini sudah diamankan di Mapolsek Moncongloe. Dia berseragam polisi pangkat Bripka dengan papan nama tertulis Hasbi dan berlambang logo pelopor Brimob.

"Yang pelaku masuki itu rumah anggota Brimob. Maksudnya hendak bertandang di rumah teman SD-nya bernama Suyanti anak dari anggota Brimob, Iptu Syahrul. Awal kecurigaan dari pangkat di seragam itu yang tidak sesuai dengan usia pelaku MH," kata Rahmat.

Keterangan dari pelaku MH, seragam itu milik Bripka Hasbi yang bertugas di Polsek Barombong, Kabupaten Gowa. MH ini beralamat di Gowa, di sekitar Mapolsek Barombong. Pengakuannya, dia Pekerja Harian Lepas (PHL) di polsek itu.

"Pelaku MH masih sementara kita interogasi dan juga berkoordinasi dengan pihak Polsek Barombong untuk mengetahui siapa pelaku ini dan bagaimana dia bisa mengambil dan menggunakan seragam polisi itu," kata Rahmat.

Selain MH, rekannya berisial AS juga dimintai keterangannya. Dikhawatirkan, pelaku telah beraksi di tempat lain misalnya melakukan pemerasan dengan mengaku sebagai anggota Polri.

"Tapi sementara ini, belum ada indikasi pelaku MH melakukan tindak pidana dengan menggunakan seragam itu. Sekadar pamer saja ke teman-temannya. Hanya kasus ini masih kita dalami karena ini terkait institusi," pungkas Ipda Andi Rahmat Wijaya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP