Polisi enggan tanggapi sistem alarm di Gedung Setneg
Merdeka.com - Sistem peringatan dini kebakaran sangat penting keberadaannya untuk mendeteksi titik adanya api yang membakar salah satu ruangan. Namun, api melalap lantai 3 Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, tidak terdengar bunyi alarm sebagai bentuk peringatan terhadap para pegawai di bawahnya.
Ketika dikonfirmasi mengenai aktif atau tidaknya sistem tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Pol Boy Rafli Amar enggan berbicara banyak.
"Kami menjelaskan apa yang dilakukan kepolisian, apa yang dijadikan domain kepolisian," jawab Brigjen Boy di Balai wartawan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/2).
Dia menambahkan, polisi masih fokus mencari penyebab kebakaran di gedung tersebut, Polri sudah menerjunkan tim labfor untuk mencari asal api.
"Yang jelas kepolisian hari ini olah tkp mudah-mudahan setelah selesai bisa diketahui sumber asal api," tuturnya lagi.
Sebelumnya, Gedung Utama Kementerian Sekretariat Kabinet yang berada di dalam Kompleks Istana Kepresidenan kebakaran. Api diduga berasal dari ruang kompresor AC dan menyebabkan api cepat menyebar di ruang rapat lantai 3. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya