Polisi duga pencuri minimarket di Tangsel sudah profesional
Merdeka.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan menemukan fakta baru, dalam pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan 4 kawanan yang beraksi pada mini market di Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu (15/11/2017), pagi.
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander menerangkan, pihaknya dalam proses penyidikan menemukan fakta menarik. Dia menduga pelaku sudah profesional.
"Bahwa para pelaku dalam menjalankan aksinya telah memiliki teknik penghilang jejak yang cukup baik, meski telah menggunakan teknologi CCTV canggih," terang Alexander, Rabu (15/11/2017), siang.

Teknik penghilang jejak itu, lanjutnya, terbukti dari barang bukti yang berhasil disita penyidik, berupa mesin penyimpanan data CCTV dan Recorder.
"Jadi para pelaku berusaha menghilangkan jejak kejahatan dengan juga mengambil peralatan yang mendukung beroperasi nya CCTV," ucap dia.
Langkahnya, lanjut Alex, para pelaku terlebih dahulu mematikan sumber aliran listrik ke CCTV berupa Saklar yang terdapat di depan Toko.
Belajar dari pengungkapan itu, pihaknya menyarankan kepada pelaku usaha yang memasang fasilitas CCTV agar dilengkapi dengan sumber daya cadangan seperti UPS (uninterruptible Power Source) dan menempatkan alat pengontrol daya listrik di dalam bangunan.
"Jadi saran kami, kepada pelaku usaha yang berada di kawasan ramai, lengkapi juga perangkat CCTV dengan sumber daya cadangan dan menempatkan alat pengontrol daya listrik di dalam area bangunan," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, 4 pencuri minimarket di Tangsel melawan saat ditangkap, 1 tewas tertembak. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya