Polisi dan TNI gelar operasi sampai keadaan kondusif
Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, beberapa hari terakhir ini Polda Metro Jaya memerintahkan seluruh jajarannya menggelar operasi gabungan setiap hari. Operasi gabungan ini terdiri dari Polda, Polres Jakarta Pusat, Polres Jakarta Utara, Garnisun dan POM AL. Hal ini terkait dengan aksi brutal geng motor pada Jum'at dini hari di beberapa tempat.
"Tidak diketahui sampai batas waktunya, yang penting sampai suasana kondusif. Dua hari ini kita lakukan patroli dari instansi termasuk dari Polri," jelas Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Lapangan Parkir Senayan, Jakarta, Minggu, (15/4).
Rikwanto menambahkan, Polda Metro Jaya telah menyiapkan satu kompi polisi yang selalu siaga. "Satu kompi akan disiagakan untuk patroli di masing-masing Polres. Terdiri 100 personel dengan rincian 75 anggota polisi dan 25 TNI, baik dari Koramil maupun Kodam," lanjutnya.
Ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan keterlibatan oknum polisi dan TNI, Rikwanto menjelaskan, Kepolisian dan TNI telah membentuk tim penyidik gabungan. "Kami telah membuat tim penyidik gabungan dalam tim operasi gabungan. Jika ada oknum terlibat diserahkan ke Polri," jawab Rikwanto.
Selain itu, ketika ditanya mengenai motif dendam dalam peristiwa terkait, Rikwanto belum dapat memberikan keterangan. Polisi masih mendalami kasus yang saat ini sedang mereka tangani. "Sampai sejauh ini masih didalami," pungkas Rikwanto. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya