Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Dalami Peran Para Pelaku Bentrokan di Mesuji

Polisi Dalami Peran Para Pelaku Bentrokan di Mesuji Kombes Asep Adi Saputra. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih berupaya meredakan ketegangan di wilayah Register 45 Mekarjaya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung yang menjadi lokasi bentrokan antarkelompok. Secara pararel, petugas juga mendalami peran para pelaku yang terlibat dalam keributan tersebut.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, dalam setiap peristiwa bentrokan antarkelompok tentunya akan menciptakan peran beragam di setiap orang yang terlibat.

"Yang namanya benturan itu, akan terkuak betul siapa yang bersalah itu ketika kita sudah bisa mengurai peran masing-masing personalia itu. Siapa yang memulai, siapa yang menganiaya, ada juga konteksnya membela diri. Terkait itu kita lihat anatominya, siapa yang betul-betul bersalah, siapa yang jadi korban," kata Asep saat dikonfirmasi, Jumat (19/7).

Dalam kasus bentorkan Mesuji, lanjut Asep, polisi lebih mengutamakan kondusifitas wilayah dan keamanan masyarakat terlebih dahulu dibandingkan mencari tersangka.

"Hal penting dikedepankan mengembalikan rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat di lokasi tersebut agar masyarakat bisa beraktivitas kembali," jelas dia.

Menurut Asep, ini hanya masalah skala prioritas saja. Bukan berarti polisi mengabaikan pencarian para pelaku bentrokan yang menewaskan tiga orang tersebut.

"Polda Lampung sedang mendalami saksi-saksi untuk menetapkan tersangka sampai dengan hari ini," Asep menandaskan.

Sebelumnya, dua kelompok warga terlibat bentrok di Register 45 Mekarjaya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung pada Rabu (17/7) siang. Empat orang dilaporkan tewas akibat bentrokan ini.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan, bentrokan terjadi terkait sengketa kepemilikan lahan.

"Tadi siang itu memang ada dua kelompok yang bertikai. Itu karena ada yang mengakui salah satu lahan itu milik dia, artinya ada yang membajak lahan tapi enggak diterima. Akhirnya begitu tadi diingatkan, tapi dia kembali malah membawa massa," tutur Pandra.

Reporter: Nanda Perdana Putra

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP