Polisi cari transkip dan video asli Ahok singgung surat Al Maidah
Merdeka.com - Kepolisian Republik Indonesia mulai melakukan penyelidikan laporan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Polisi tengah mencari video maupun transkip asli pembicaraan Ahok.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto mengatakan jika nantinya transkip atau pun video ditemukan, pihaknya akan segera menyerahkan kedua barang tersebut ke tim cyber dan puslabfor untuk dibandingkan dengan video yang beredar di media sosial.
"Kita untuk dianalisa dan kemudian dibuat transkipnya supaya kita tahu apa sih perbedaan antara yang dipotong dengan yang asli jadi lengkap durasinya," kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (10/10).
Namun, sebelum mencari video mau pun transkip, langkah awal sebagai tindak lanjut polisi akan mengumpulkan semua laporan di beberapa tempat baik di Polda Metro Jaya, Sumsel atau Bareskrim menjadi satu laporan. Alasannya, objek atau pun kasus yang dilaporkan sama.
"LP nya di beberapa tempat, kita akan satukan. Ada di Polda Metro, Sumsel, Bareskrim ada empat. Kita akan satukan karena orangnya sama, objeknya sama, locusnya sama," ujar dia.
Dijelaskan Agus, saat ini penyidik juga mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Saksi akan dimintai keterangan perihal dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok.
"Hari ini janjinya kemarin. Kita mau periksa saat mereka lapor tapi enggak siap janjinya Senin, ini sedang kita tunggu diperiksa," pungkas Agus. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya