Polisi Butuh Waktu Ungkap Identitas Mayat Gosong di Maros
Merdeka.com - Tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) kesulitan mengidentifikasi mayat pria dalam kondisi terbakar di Mallawa, Maros. Tim Forensik Biddokes Polda Sulsel saat ini masih melakukan autopsi terhadap jasad korban.
Dokter Forensik Bidokkes Polda Sulsel, Deni Mathius mengatakan pihaknya sudah melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Hanya saja, kata Deni, pihaknya masih perlu melakukan pendalaman akibat luka bakar 100 persen yang dialami korban.
"Sudah kami autopsi. Tetapi Masih perlu pendalam lanjut mengingat jenazah terbakar 100 persen," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (12/6).
Karena luka bakar parah dialami korban tersebut, Tim Forensik Biddokes Polda Sulsel kesulitan baik mengidentifikasi dan untuk mengetahui penyebab kematian.
"Sampai hari ini belum diketahui (identitas korban)," ucapnya.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Maros, Ajun Komisaris Polisi Nico Ericson mengaku pihaknya masih menunggu hasil Laboratorium Forensik dan Biddokes Polda Sulsel. "Perkembangannya kita masih menunggu hasil dari Labfor dan Dokpol," ujarnya.
Meski masih menunggu hasil Labfor dan Dokpol, dirinya menduga ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Nico mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengungkap identitas pelaku dan juga korban.
"Kita masih melakukan penyelidikan dengan menanyai saksi-saksi. Kami juga mencari rekaman video di dekat TKP (tempat kejadian perkara)," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros digegerkan penemuan mayat pria dalam kondisi terbakar di jalan Bukit Kemiri Tompo Ladang. Diduga mayat pria tersebut korban pembunuhan.
Kepala Kepolisian Sektor Mallawa, Inspektur Satu Makmur membenarkan adanya penemuan mayat dalam kondisi terbakar di Desa Padaelo. Ia mengaku tak ada identitas di tubuh korban.
"Kami tidak temukan identitas korban. Diduga pria yang terbakar ini adalah korban pembunuhan," ujarnya kepada merdeka.com, Jumat (11/6).
Ia mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban dibakar terjadi pada Kamis (10/6) malam.
"Tadi malam kejadiannya. Saat ini jenazah korban baru mau dibawa ke RS," kata dia.
Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel, Komisaris Polisi Supriyanto mengatakan jasad pria terbakar pertama kali ditemukan oleh warga bernama Dudi pada pukul 04.30 Wita. Supri sapaan akrabnya menjelaskan awalnya saksi mengira asap yang dia lihat adalah pembakaran sampah.
"Saksi mendekat untuk memastikan apakah yang terbakar sampah. Dan saat diperiksa, korban kaget ternyata yang terbakar ada orang," ucapnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya