Polisi Buru Perampok Bersenjata di Agen Gas Semarang yang Gasak Rp561 Juta
Merdeka.com - Polisi terus mendalami aksi perampokan bersenjata api (senpi) yang menggasak uang senilai Rp561 juta di Jalan Krakatau VIII, Semarang. Komplotan perampok yang berjumlah empat orang sempat menembakkan senjata api ke korban.
"Tujuh saksi sudah kami periksa untuk pengembangan. Berdasarkan keterangan saksi pelaku sempat meletupkan senjata api ke korban, polisi sudah olah TKP tidak menemukan peluru di lokasi, tentunya bukti petunjuk CCTV juga sudah kami dalami," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana saat dikonfirmasi, Rabu (20/1).
Dia menyebut kejadian bermula ketika korban seorang karyawan distributor gas bernama Teguh turun dari mobil membawa tas berisi uang untuk disetorkan di kantor di jalan Krakatau, Karangtempel, Semarang Timur, Senin (18/1) pukul 07.55 WIB. Korban yang keluar dari mobil membawa tas berisi uang tersebut langsung ditodong senjata api oleh perampok.
"Pelaku empat orang menggunakan dua motor. Mereka berboncengan, satu motor dua orang memepet korban, dua pelaku sempat menodongkan senjata api agar menyerahkan tas berisi uang," ujarnya.
Pelaku yang meletupkan senjata api ke arah korban membuat ketakutan akhirnya tas berisi uang tersebut berpindah tangan.
"Jadi yang dua dimasukkan tas biru, satu (tas) lagi jatuh, ada satu kantong yang tertinggal di jalan. Yang hilang dibawa perampok Rp561 juta. Korban juga tidak ada luka-luka atas kejadian tersebut," jelasnya.
Hingga kini polisi masih menyelidiki senjata api yang digunakan komplotan perampok tersebut. Terkait pelaku pemain lama, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih detail.
"Yang pasti pelaku itu sudah mengamati pergerakan korban sebelumnya. Untuk senpi yang digunakan pelaku masih dalam penyelidikan. Ataukah senpi tersebut rakitan atau airsoft gun," ungkapnya.
Sebelumnya korban Teguh dari mobil membawa tas berisi uang hendak menuju ke kantor Jalan Krakatau Semarang, Senin (18/1) pukul 07.55 wib.Saat hendak menyeberang, datang empat orang yang mengendarai dua motor ke arah korban. Salah satu orang turun dan merebut tas berisi uang yang dibawa korban.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya