Polisi belum tangkap pelempar bom molotov di gereja Makassar
Merdeka.com - Polisi masih buram soal pelaku pelemparan bom molotov di gereja maupun di ATM beberapa waktu lalu. Informasi yang didapat dari saksi pun terbatas.
"Ini belum ada informasi yang signifikan yang mengarah kepada dugaan pelaku meskipun memang info yang kita dapat ada beberapa yang terus kita lakukan pengembangan seperti jenis kendaraan yang digunakan maupun ciri-ciri pelaku pada saat peristiwa terjadi," ungkap Kabag Penum Polri Kombes Pol Agus Rianto di kantornya, Jakarta, Senin (18/2).
Polisi pun terus meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hingga saat ini saksi yang diperiksa terus bertambah.
"Sampai dengan kemarin sudah lebih dari 12 saksi yang kita periksa namun sampai sekarang. Ini belum ada informasi signifikan yang mengarah kepada dugaan pelaku," lanjutnya.
Sebelumnya, di hari valentine tiga gereja dilempar bom molotov pada dini hari di waktu yang berbeda.
Dua gereja pertama yang menjadi sasaran adalah Gereja Toraja Panakukkang Clasis di Jalan Andi Pettarani II No.3 Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakukkang dan Gereja GKI Sulsel, Jalan Samiun Kecamatan Ujung Pandang. Aksi diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, Kamis (14/2).
Sementara satu lokasi lainnya adalah Gereja Toraja di Jalan Gatot Subroto No. 26 Kecamatan Tallo, Kota Makassar yang dilempar molotov sekitar pukul 03.00 Wita.
Sementara itu, satu jam sebelumnya, sekitar pukul 03.00 Wita juga telah terjadi pelemparan molotov di depan pintu masuk gereja Toraja Jalan Gatot Subroto No. 26, Kecamatan Tallo. Akibatnya, pintu utama dan meja yang letaknya berdampingan, hangus terbakar.
Di tanggal 10 Februari, dua gereja juga dilempar bom molotov. Dua gereja di Jalan Muhajirin Raya Lorong 2 No. 2 Mallengkeri, Kecamatan Tamalate dan gereja GMT di Jalan Dirgantara, Kecamatan Panakukkang, Makassar dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, dini hari tadi.
Gereja pertama yang menjadi sasaran orang tak bertanggung jawab adalah gereja Tiatira Mallengkeri, sekitar pukul 03.00 Wita. Bagian depan atas gereja itu terbakar dan meninggalkan noda hitam serta pecahan kaca bekas molotov.
Sekitar sejam berikutnya atau sekitar pukul 04.15 Wita, kembali gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Jordan, di Jalan Dirgantara IX No. 73 A juga dilempari sekaligus dua bom molotov yang mengenai pintu, spanduk nama gereja dan gesek kaki. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya