Polisi Belum Bisa Pastikan Jumlah Pekerja yang Tewas Dibunuh Pemberontak Papua
Merdeka.com - Mabes Polri belum bisa memastikan jumlah pekerja proyek jembatan yang tewas dibunuh kelompok pemberontak di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Saat ini petugas di lapangan mengutamakan evakuasi korban selamat.
"Peristiwa ini memang terjadi, namun Mabes Polri belum memastikan jumlahnya," ujar Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).
Dia tidak menampik beredar informasi di media terkait jumlah korban tewas yang dikabarkan mencapai 31 orang. Informasi dari PT Istaka Karya, jumlah pekerja di lokasi itu diperkirakan sekitar 30 orang. Namun Polri belum bisa memastikan kebenarannya sebelum selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini Kapolda Papua bersama Pangdam Cenderawasih sedang menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya hukum. Namun petugas juga mengutamakan evakuasi korban, terutama yang terhadap pekerja yang selamat.
"Kita belum tahu pasti di sana masih ada yang hidup atau tidak. Tapi yang jelas SOP kami melakukan upaya-upaya penyelamatan korban, evakuasi korban itu yang paling utama," tuturnya.
Polisi juga belum bisa memastikan motif pelaku menghabisi nyawa para pekerja. Jenderal bintang satu itu masih mengesampingkan dugaan pembantaian dipicu salah satu pekerja mengambil foto upacara kelompok separatis memperingati kemerdekaan Papua Barat pada 1 Desember 2018.
"Motif tidak jelas. Ada narasi di media tapi belum tentu dipercaya. Tunggu saja, ketika kami berhasil ke lokasi kami akan melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti yang ada, petunjuk yang ada, dan kami akan sampaikan ke publik," ucap Iqbal menandaskan.
Reporter: Nafiysul QodarSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya