Polisi bekuk komplotan perampok modus tukang servis di Semarang
Merdeka.com - Polisi ringkus empat orang komplotan perampok rumah di Kota Semarang, Jawa Tengah, menggunakan modus berpura-pura sebagai tukang servis alat elektronik. Para pelaku sudah beraksi di 17 lokasi di Kota Semarang dalam empat bulan terakhir.
"Komplotan ini mengincar rumah yang ditinggal pergi pemiliknya, namun ditunggui oleh pembantu rumah tangganya," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Burhanudin di Semarang, Kamis (7/4).
Burhanudin memaparkan komplotan itu sudah mengincar rumah-rumah yang biasa ditinggal pergi pemiliknya pada siang hari.
"Mereka datangi, kemudian kepada pembantu rumah tangganya mengaku diminta untuk membetulkan barang elektronik yang ada di rumah itu," terangnya dikutip dari Antara.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berbagai jenis barang elektronik seperti TV LED, komputer jinjing.
Resnawati, warga Perumahan Pondok Majapahit, Semarang, menceritakan kejadian perampokan di rumahnya berawal dari pembantu rumah tangganya yang akan pulang usai bekerja.
"Waktu mau pulang didatangi, mengaku suruhan yang akan membetulkan barang elektronik. Pelaku membawa kabur sebuah TV LED berukuran besar," kata Resnawati.
Para pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya