Polisi akan paksa pemudik motor berhenti di tempat istirahat
Merdeka.com - Kakorlantas Irjen Agung Budi Maryoto membeberkan hasil evaluasi pantauan kesiapan Jalur Pantura Brebes, Jawa Tengah menghadapi arus mudik. Agung mengakui ada beberapa ruas jalan masih dalam tahap perbaikan.
"Kami sudah bekerja sama dengan Jasa Marga untuk yang tol PU yang di arteri yang di luarnya. Harus segera di selesaikan sesuai rencana," kata Agung di Korlantas, Jakarta, Kamis (2/6).
Diperkirakan H-10 Lebaran perbaikan jalan sudah rampung. Khususnya, perbaikan jalan di KM 103 yang mengalami longsor, targetnya selesai 20 Juni 2016. "Paling tidak H-10 sudah clear semua," ungkap dia.
Selain itu, untuk mengantisipasi kecelakaan saat mudik Lebaran, pihaknya menambahkan 10 pos cek poin di sepanjang jalur Pantura. Setiap pos, polisi memberikan fasilitas toilet, tempat beristirahat dan tempat refleksi.
"Di lapangan kita buat tenda yang luas, kita paksa sepeda motor masuk ke situ dulu. Mau ke toilet, biar gerak-gerak badan dulu, supaya peredaran darah jalan kembali," ujar dia.
Agung menuturkan, pos cek poin akan ditempatkan di sejumlah titik. Di antaranya, Bekasi, Karawang sampai ke Jawa Timur (Jatim). Terpenting, kata dia, di daerah-daerah yang diperkirakan menjadi tempat peristirahatan pengendara.
"Bekasi, Karawang, sampai Jatim. Ada 10 cek poin. Perkiraan tempat lelahnya, kita paksa berhenti, mungkin ke toilet, yang mau ke musala untuk shalat. Harapannya sudah rileks kembali baru melanjutkan perjalanan," ucap Agung. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya