Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi: Ada bekas luka cekik di leher jasad Rina

Polisi: Ada bekas luka cekik di leher jasad Rina Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pihak kepolisian hingga kini masih berupaya mengungkap kasus pembunuhan terhadap Rina Casrina (21), yang ditemukan di Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (1/7) kemarin. Dari hasil penelitian, ada bekas luka cekikan di leher Rina.

"Kayaknya dicekik, ada bekas luka," kata Kapolsek Kembangan, Kompol Supriadi saat dihubungi, Selasa (3/7).

Selain luka diduga bekas cekikan, polisi juga mendapati adanya bekas luka benturan benda tumpul. Namun, polisi belum menyimpulkan jenis benda tumpul dimaksud.

"Karena benda-benda tumpul," ujarnya.

Sejauh ini polisi masih mencari mantan kekasih Rina bernama Aris. Dia menghilang usai Rina ditemukan terkapar tak bernyawa, dan mengabarkan kepada keluarga.

Meskipun demikian, polisi belum menyimpulkan apakah Aris sebagai pelaku pembunuhan Rina. Kendati demikian, dugaan terus menguat kepada Aris lantaran ia masih belum diketahui keberadaannya.

"(Aris pelakunya) Itu masih dugaan. Kita tetap mengarah ke situ. Tapi kita korek dari saksi-saksi yang lain dulu lah," pungkasnya.

Sebelumnya, Rina Casrina ditemukan tak bernyawa di Jalan Meruya Ilir No 28 A Rt 02/01 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Perempuan berusia 21 tahun ini diduga menjadi korban pembunuhan.

Dugaan itu berdasarkan petunjuk pesan singkat yang dikirim Aris ke handphone adik korban. Belakangan diketahui Aris merupakan mantan kekasih Rina.

Kapolsek Kembangan Komisaris Supriadi menyatakan sudah memeriksa tiga orang saksi untuk mengungkap kasus kematian Rina. Salah satunya adalah adik korban bernama Amar (18).

Dalam keterangannya, adik korban mengaku menerima pesan singkat dari seseorang. Pesan singkat itupun menjadi petunjuk ditemukannya korban.

"Pesan itu isinya menyampaikan ke adik korban untuk mengurus kakaknya. Pengirim memberikan alamat (posisi kakaknya)," katanya, Senin (2/6).

Selain itu, pengirim pesan juga menyampaikan hal lain. "Terduga pelaku WhatsApp ke adik korban bilang saya (pengirim pesan) khilaf. Dan saya akan melakukan hal yang sama terhadap diri saya sendiri," ujar dia menirukan isi pesan tersebut.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP