Polda Sumut dalami motif Kompol F tembak mati adik ipar
Merdeka.com - Polisi akhirnya memberikan keterangan resmi terkait penembakan yang dilakukan perwira Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kompol F (41), terhadap adik iparnya, Jumingan alias Jun (33). Mereka masih mendalami motif di balik peristiwa ini.
Keterangan diberikan langsung Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw di Mapolda Sumut, Kamis (5/4). Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto, dan para pejabat utama Polda Sumut juga hadir pada konferensi pers itu.
"Kadang kita prihatin, karena yang dipaparkan ini bukanlah pengungkapan keberhasilan, melainkan ada masalah pada personel oknum kita yang sedikit menciderai," kata Paulus.
Jenderal berbintang dua ini kemudian memaparkan, peristiwa itu berawal pada Rabu (4/4) sekitar pukul 19.30 Wib Fahrizal bersama istrinya, Maya Safira Harahap, datang ke rumah ibu Fahrizal di Jalan Tirtosari/Mestika Gang Keluarga No 14, Kelurahan Bantan, Medan Tembung. Mereka ingin menjenguk sang ibu yang baru sembuh dari sakit.
Saat adiknya, Henny Wulandari, membuat minuman di dapur, Fahrizal yang awalnya asyik mengobrol dan sempat memijat ibunya, tiba-tiba menodongkan senjata apinya ke arah sang ibu.
Melihat kejadian itu, Jumingan langsung melarang abang iparnya itu. Fahrizal balik menodongkan senjata apinya ke arah Jumingan. Seketika itu senjata api itu meletus dan mengenai korban.
Melihat kejadian itu Henny lari ke kamar dan menguncinya. Fahrizal sempat mengedor pintu kamar dan menyuruh sang adik membuka pintu. Namun ibunya melarang dan menyuruhnya tetap di kamar.
"Setelah kejadian itu, pelaku membawa ibunya, melapor ke Polrestabes Medan," sambung Paulus.
Fahrizal menyerahkan senjata apinya ke Wakaporestabes Medan. Selanjutnya kasus ini sudah ditangani Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut.
"Kita sudah memeriksa saksi berasal dari keluarga pelaku, ibu, istri pelaku dan istri korban (adik pelaku)," jelas Paulus.
Saat ini polisi masih menyelidiki motif Fahrizal melakukan penembakan itu. "Motif dan modusnya masih kami dalami," ujarnya.
Paulus juga meluruskan kabar yang menyatakan Fahrizal merupakan Wakapolres Lombok Tengah. Saat ini dia tidak lagi menduduki jabatan itu. Dia kini bertugas di Polda NTB.
Sebelum bertugas di NTB, Fahrizal menduduki sejumlah jabatan di Polda Sumut. Dia pernah menjabat Kasatreskrim Polres Labuhan Batu, Kasatreskrim Polresta Medan, kemudian menjabat Wakasatreskrim Polrestabes Medan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya