Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Sumsel musnahkan 1.467 pucuk senjata api rakitan

Polda Sumsel musnahkan 1.467 pucuk senjata api rakitan Pemusnahan senjata api rakitan. ©2016 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Sebanyak 1.467 pucuk senjata api rakitan yang merupakan hasil Operasi Senpira Musi 2015-2016, dimusnahkan dengan cara dipotong-potong menggunakan mesin gerinda. Ribuan senpi rakitan tersebut didapatkan dari pemiliknya di wilayah Sumsel.

Senpi rakitan tersebut terdiri dari 1.182 laras panjang dan 285 pucuk laras pendek. Terbanyak berasal dari Kabupaten Musi Rawas.

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Djoko Prastowo mengungkapkan, banyaknya senpi rakitan yang diamankan sebagai bukti kejahatan di Sumsel menggunakan senjata ilegal itu cukup mengkhawatirkan. Tidak heran, jika Sumsel dikategorikan rawan di bidang kejahatan senjata api pada tahun 2015 lalu.

"Sumsel paling rawan bidang kejahatan senpi tahun lalu. Operasi Musi 2016 ini kita berhasil amankan 1.467 senpi rakitan. Semuanya kita musnahkan," ungkap Djoko usai pemusnahan di Mapolda Sumsel, Rabu (6/4).

Menurut dia, senpi rakitan tersebut diproduksi warga secara rumahan. Pengrajin besi kini meninggalkan usaha pandai besi dan beralih membuat senpi rakitan. Usaha itu cukup menggiurkan karena banyaknya warga yang memesan.

"Ini menjadi atensi kita untuk ditindaklanjuti, jadi salah satu prioritas. Jangan sampai orang dengan mudah membuat dan memilikinya," ujarnya.

Djoko meminta kerjasama warga yang menyimpan senpi rakitan agar segera menyerahkannya ke pihak berwajib. Sebab, senpi rakitan sangat berbahaya bagi keamanan dan kenyamanan hidup masyarakat itu sendiri.

"Kebanyakan senpi rakitan untuk kejahatan. Kami tidak mau diam, polres-polres juga harus bergerak, warga diminta kerjasamanya," pungkasnya.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP