Polda Sultra Identifikasi Tiga Daerah Rawan Pilkada
Merdeka.com - Pilkada Serentak akan digelar satu bulan lagi tepatnya tanggal 9 Desember mendatang. Di daerah Sulawesi Tenggara, Kepolisian setempat sudah mengidentifikasi tiga daerah yang masuk kategori rawan gangguan dari tujuh daerah yang menyelenggarakan pilkada.
Kapolda Sultra, Irjen Pol Drs Yan Sultra Indrajaya, menyebutkan ketiga daerah rawan pilkada adalah Kabupaten Muna, Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Konawe Kepulauan.
"Secara umum kondisi Kamtibmas Sultra satu bulan menyambut pilkada serentak 9 Desember 2020 kondusif tetapi tidak boleh lengah karena gangguan dapat timbul kapan saja dan di mana saja," kata Yan Sultra usai memimpin pelatihan simulasi pengamanan Pilkada. Demikian dikutip dari Antara, Senin (9/11).
Kerawanan pilkada yang dimaksudkan bukan hanya ditinjau dari kriminalitasnya. Tetapi kondisi geografis yang berpotensi merintangi rencana pelaksanaan pemungutan suara.
Saat ini, sedang berlangsung tahapan kampanye yang menyimpan potensi kerawanan, berupaya penganiayaan dan pengrusakan alat peraga sosialisasi pasangan calon.
Dia berharap peran kandidat pasangan calon, pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, aparat keamanan Polri dan TNI untuk saling bersinergi menjaga kondusifitas daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Intelijen Polda Sultra, Kombes Pol Suswanto, mengatakan pihaknya mengidentifikasi 11 potensi yang dapat memicu terjadi gangguan sebelum pelaksanaan pemungutan suara hingga pasca penetapan pemenang pilkada.
"Intelijen sudah bekerja secara profesional yang dapat menjadi acuan penanganan setiap potensi kerawanan oleh pihak lain," kata Suswanto.
Tujuh daerah di Sultra yang menggelar pilkada adalah Kabupaten Wakatobi, Buton Utara, Muna, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka Timur dan Konawe Kepulauan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya