Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Sulsel Lepas Ratusan Mahasiswa yang Bentrok dengan Aparat

Polda Sulsel Lepas Ratusan Mahasiswa yang Bentrok dengan Aparat Ratusan mahasiswa yang diamankan polisi usai bentrokan di Makassar. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Unjuk rasa mahasiswa yang berujung ricuh dan bentrok di Makassar membuat polisi menangkapi para demonstran. Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Mas Guntur Laupe mengatakan, ada ratusan pengunjuk rasa yang diamankan terkait bentrokan Selasa, kemarin, (24/9). Namun sebagian besar telah dilepas.

"Iya ada ratusan orang kita amankan tapi sebagian besar telah dikembalikan yang tidak ada kaitannya dengan bentrokan, tidak ada saksinya dan tidak ada barang bukti. Antara lain barang buktinya itu sajam dan semacamnya. Mungkin ada sekitar 10 orang yang tersisa belum dilepas," kata Irjen Polisi Mas Guntur Laupe.

Mereka yang ada buktinya sekalipun, kata Mas Guntur, akan dipertimbangkan, seberapa jauh keterlibatannya.

"Kita akan lihat seberapa jauh keterlibatannya. Mudah-mudahan tidak begitu berat sehingga kita bisa pertimbangkan. Mereka itu anak-anak kita juga. Arahnya nanti ke pembinaan karena masa depan mereka masih panjang untuk menuntut ilmu," kata Guntur.

Sebelumnya, kericuhan dua kali pecah dalam aksi mahasiswa di Makassar Selasa (24/9) kemarin. Sejak habis zuhur dan ashar atau sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat pecah kericuhan kedua terjadi, polisi mengejar mahasiswa yang tadinya mencoba dekati kantor DPRD Sulsel lagi. Mereka dikejar hingga lorong-lorong sempit, dipukuli dan ditangkapi. Pengejaran juga dilakukan mulai dari Jalan Urip Sumoharjo, Jalan AP Pettarani hingga ke belokan Jalan Pengayoman mencapai jarak sekitar 3 kilometer.

Salah satu lorong yang disasar polisi adalah lorong sempit di samping show room Jalan Urip Sumoharjo seberang jalan kantor DPRD Sulsel.

Saat itu ada mahasiswa yang berhasil diringkus polisi dan dipukuli beramai-ramai pakai pentungan. Ratusan mahasiswa yang ditangkapi polisi dikumpulkan di kantor DPRD Sulsel. Jumlahnya hampir 200 orang. Mereka diminta buka baju. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP