Polda Riau kirim telegram ke Polda sekitar cari napi Sialang Bungkuk
Merdeka.com - Untuk mencari dan menangkap ratusan tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Negara Sialang Bungkuk, Polda Riau meminta bantuan Polda lain di Indonesia. Khususnya Polda tetangga yang dimungkinkan sebagai tempat pelarian para napi.
"Pak Kapolda sudah berkoordinasi dan mengirim telegram ke Polda Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi hingga Sumatera Selatan," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo, Senin (15/5).
Pengiriman telegram itu dilakukan untuk membantu backup berupa penyekatan di jalur-jalur. Polisi juga melakukan penyekatan dengan razia dan pengawasan di jalur lintas yang menghubungkan masing-masing provinsi.
"Sebagian terdeteksi sudah berada di luar kota Pekanbaru. Karena itu, kendaraan yang melintas diperiksa, termasuk dengan para penumpangnya. Tujuannya mempersempit pelarian tahanan dan narapidana itu," jelas Guntur.
Di Kota Pekanbaru, polisi masih menyebar di lapangan guna melakukan pengecekan di beberapa tempat yang diduga para napi berada. Foto mereka juga telah disebarluaskan sehingga mudah mengidentifikasinya, bila ada orang yang mencurigakan.
"Petugas menyebar foto tahanan sampai ke tingkat petugas Bhabinkamtibmas. Jika melihat orang yang mencurigakan, berikan info kepada polisi. Bisa lewat telepon di 110 atau melalui aplikasi dengan tombol panic button," kata Guntur.
Dijelaskan Guntur, hingga saat ini sudah 323 orang tahanan dan narapidana Sialang Bungkuk yang berhasil diamankan dan menyerahkan diri. Sedangkan sisanya, 125 napi lainnya masih berkeliaran di tengah lingkungan masyarakat. Mereka kabur pada Jumat (5/5) lalu, setelah dilakukan pendataan, ternyata jumlah yang kabur sebanyak 448 napi.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya