Polda pikir-pikir bebaskan 6 perusak foto SBY
Merdeka.com - Perwakilan dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) bersama sejumlah mahasiswa dari aliansi BEM se-Jawa Barat meminta enam mahasiswa yang merusak foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dibebaskan. Menanggapi itu, Polda Metro
Jaya masih belum memberi keputusan.
"Akan dipertimbangkan mengenai hal itu. Penyidik akan kembali melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan dan memutuskan apakah mereka akan tetap ditahan atau tidak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di kantornya, Kamis (15/3).
Rikwanto menyayangkan adanya aksi menolak kenaikan harga BBM, namun diwarnai pengrusakan. "Saya memahami arah perjuangan yang diusung mereka, namun sangat disayangkan jika perjuangan tersebut harus dinodai dengan tindak pelanggaran hukum," ujarnya.
Dia juga menghimbau agar para mahasiswa menggelar aksi sesuai dengan aturan yang ada. "Saya menghimbau kepada mahasiswa untuk menggelar aksi dengan cara yang cerdas dan tertib. Tujuannya agar setiap perjuangan yang diusung mahasiswa tidak mengalami pembiasan ke arah pelanggaran hukum," pesan Rikwanto.
Juru bicara mahasiswa, Medio Yulistyo meminta agar enam mahasiswa dibebaskan.
"Kami meminta agar enam rekan kami yang sekarang berada di Polda dibebaskan. Mereka tidak pernah memiliki niat merusak alat-alat atau infrastruktur milik negara," ujar Medio.
Enam mahasiswa yang dijadikan tersangka adalah Yopta Eka, M Maulana, Yudi Yudistira, Achyar Al Rasyid Galih Rakasiwi, Novento Ade. Mereka dijerat dengan pasal pasal 170 ayat 1 KUHP tentang perusakan di muka umum secara bersama-sama dengan ancaman 5 tahun 6 bulan.
Sebelumnya, perwakilan Aliansi BEM universitas se-Jabar bertemu dengan Wakil Ketua DPR Pramono Anung di ruang pimpinan DPR. Mereka mengajukan tuntutan penolakan terhadap rencana kenaikan BBM, tarif dasar listrik, dan harga-harga sembako.
Para mahasiswa juga mendesak agar koruptor ditangkap dan disita hartanya, usir nekolim, dan turunkan SBY. Tetapi kesepakatan itu ditolak oleh Pramono. Karena kecewa enam mahasiswa kemudian menurunkan foto SBY yang berakibat pecah kaca bingkai foto tersebut. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya