Polda NTB pastikan terus usut dugaan pemotongan jatah benih bawang putih
Merdeka.com - Polda Nusa Tenggara Barat memastikan tetap mengusut kasus dugaan pemotongan jatah benih bawang putih kepada petani di Kabupaten Lombok Timur. Nantinya, penyidik mengumpulkan data serta keterangan dari lapangan.
"Bahannya masih kami kumpulkan, dicicil sedikit-sedikit dulu," kata Direskrimum Polda NTB AKBP Syamsudin Baharuddin seperti diberitakan Antara, Jumat (8/6).
Kasus berawal adanya keluhan dari masyarakat petani bawang putih di Sembalun yang menemukan dugaan penyimpangan. Namun, polisi tidak serta merta hanya mengandalkan informasi tersebut.
"Beda halnya kalau ada laporan," ujarnya.
Jika ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan, katanya, arah penanganan akan lebih jelas. Dengan begitu, pihak kepolisian memiliki bukti awal dalam mengungkap kebenaran di balik dugaan penyimpangan tersebut.
Sementara itu, masyarakat tani yang diwakili Solidaritas Masyarakat Peduli Sembalun (SMPS), meminta pihak kepolisian untuk langsung turun lapangan tanpa harus adanya laporan.
"Kalau memang kepolisian benar-benar mau membantu petani, kami sebagai perwakilan masyarakat petani, siap membantu dan mendukung kinerja kepolisian," kata Ketua SMPS Handanil.
Berdasarkan keluhan masyarakat petani, pemerintah menarik anggaran sebesar Rp 100 miliar dari dana APBN-P 2017 untuk penyerapan benih bawang putih lokal di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Anggaran untuk menyerap benih bawang putih produksi petani Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur dipercayakan pemerintah kepada salah satu BUMN yang berperan sebagai penangkar benih.
Menurut informasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, ada 350 ton benih bawang putih lokal dibagikan kepada 181 kelompok tani yang tersebar di 18 desa se-Kabupaten Lombok Timur.
Namun pada saat penyaluran bantuannya akhir tahun 2017, banyak kelompok tani yang mengeluh tidak mendapatkan jatah sesuai data. Bahkan ada sebagian dari kelompok tani yang tidak sama sekali kebagian jatah.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya