Polda Metro Jaya: Tidak Perlu Sowan, Ormas Salah Kita Tindak
Merdeka.com - Polda Metro Jaya menyatakan anggota polisi tak perlu sowan ke ormas, apalagi yang suka membuat keributan. Kabid Humas Polda Metro Jaya kepada Kombes Pol Endra Zulpan menegaskan, pihaknya tak pandang bulu menindak ormas apabila melanggar hukum.
"Tidak perlu sowan-sowan ke ormas buat apa. Kalau ormasnya salah ya tindak," kata Zulpan kepada wartawan, Jumat (3/12).
Zulpan mengatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sudah sering memperingatkan agar tidak segan menindak ormas yang melakukan pelanggaran. Dia mencontohkan, kericuhan yang diakibatkan ormas Pemuda Pancasila di depan Gedung DPR.
Akibat ulah PP, seorang perwira polisi AKBP Dermawan jadi korban pengeroyokan. Sebanyak 6 anggota PP sudah ditetapkan menjadi tersangka.
"Lihat kemarin PP kan? Tanpa pandang bulu kita lakukan penegakan hukum. Berapa orang jadi tersangka, kasusnya lanjut," tegas dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur Kapolda dan Kapolres baru yang sowan kepada sesepuh organisasi masyarakat(Ormas) di daerah yang sering membuat keributan. Kapolres tersebut pun menjelaskan tindakan yang dilakukan agar kondisi daerah bisa kondusif.
"Ada kapolda baru, ada kapolres baru, malah datang kepada sesepuhnya ormas yang sering membuat keributan. Bener ini? Saya tanya ke kapolres, kenapa bapak melakukan ini? supaya kotanya kondusif," kata Jokowi saat memberikan kepada Kesatuan Wilayah Tahunan 2021 di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (3/12).
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menilai cara yang dilakukan Kapolres kurang baik. Sebab itu dia meminta kepada kepada jajaran polri agar melakukan pendekatan dengan baik, tanpa menggadaikan kewibawaan.
"Tapi apakah cara itu betul? hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum. Banyak ini saya lihat. saudara-saudara harus memiliki kewibawaan. Polri harus memiliki kewibawaan," bebernya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya