Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Metro ancam tindak pedagang yang timbun daging sapi

Polda Metro ancam tindak pedagang yang timbun daging sapi pedagang daging sapi di pasar senen. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Polda Metro mendorong lembaga terkait untuk melakukan operasi pasar menyusul mahalnya harga daging sapi. Di antaranya Kemendag, dan Bulog segera merespon keluhan masyarakat tersebut.

"Kita mendorong Pemerintah, sudah dilakukan operasi pasar oleh pihak terkait seperti Bulog, kita mendorong asosiasi-asosiasi, RPH (Rumah Pemotongan Hewan) untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk masyarakat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/8).

Menurutnya, polisi mengimbau agar tidak ada pedagang nakal yang melakukan penimbunan daging sapi. Sebab, mereka yang ngotot akan ditindak secara hukum.

"Kalau ada spekulan yang menimbun kita akan selidiki. Kita akan mapping, kita sudah komunikasikan itu ke semua. Agar mengantisipasi penimbun-penimbunan itu. Kalau itu ditemukan kita akan proses hukum. Ancaman hukumannya lebih dari lima tahun," ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Universitas Jenderal Soedirman, Ahmad Soliq mengatakan ptensi penimbunan daging sapi diduga terjadi di daerah Bandung dan Jakarta. Hal itu karena merupakan sentral konsumsi daging sapi utama di Indonesia.

"Sentral konsumsi dagaing sapi di Indonesia yang terbesar ada di Jakarta dan Bandung. Jadi tidak heran di wilayah tersebut terjadi kelangkaan. Tetapi, wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB dan Bali cendrung tidak terjadi karena termasuk sentra penghasil," pungkasnya.

(mdk/efd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP