Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Jatim sebut otak pembantaian Salim Kancil berinisial BB

Polda Jatim sebut otak pembantaian Salim Kancil berinisial BB Rilis tersangka pembunuhan Salim Kancil. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi menyebut otak penga‎niayaan ‎Salim Kancil dan Tosan, warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, berinisial BB. Saat ini, Polda masih melakukan pendalaman hubungan peristiwa yang menewaskan Salim Kancil itu dengan BB.

"Yang menggerakkan adalah BB, kita akan terus dalami kasus ini," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol R Prabowo Argo Yuwono, Rabu (30/9).

‎Selain itu, saat ini, Polda Jawa Timur sudah memboyong 22 orang yang sudah ditetapkan tersangka ke Mapolda Jawa Timur. Mereka adalah; MS, SL, SY, SM, ED, DH, TS, EP, HM, GT, TM, ES, NG, RH, FW, HD, SK, MD, WD, dan BR.

Sementara dua tersangka, karena masih di bawah umur, yaitu IN dan AA, polisi tidak melakukan penahanan. ‎"Karena masih di bawah umum, keduanya tidak kita tahan, tapi harus wajib lapor," ucapnya.

Selain mengamankan 22 tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa ‎cangkul, satu batang bambu sepanjang sekitar satu meter, empat bongkah batu, seutas tali tampar, dua unit sepeda motor, senter, pakaian korban, jaket abu-abu, celana panjang coklat dan sepasang sandal jepit.

"Penyidik akan terus melakukan pemeriksaan dan pemberkasan. Berkas masing-masing akan kita pisahkan sesuai peran masing-masing," sambungnya.

Para tersangka akan dijerat Pasal ‎170 ayat (1) dan (2) huruf 2 e KUHP, dengan sembilan tahun penjara. Tak hanya itu, para tersangka juga dijerat Pasal 340, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun, Pasal 338, dengan ancaman‎15 tahun penjara dan Pasal 351, ancaman tujuh tahun penjara, sesuai peran masing-masing pelaku.

Seperti diketahui, pada 26 September lalu, dua aktivis penolak penambangan pasir besi di Desa Selok Awar-Awar, dianiaya secara sadis oleh puluhan orang pro-penambangan. Akibatnya, Salim Kancil yang diketahui kebal senjata, tewas setelah kepalanya dihantam batu. Sementara Tosan, mengalami luka berat dan masih dirawat di rumah sakit yang ada di Malang. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP