Polda Jatim akan gandeng ulama dan lembaga agama perangi ISIS
Merdeka.com - Polda Jawa Timur akan gandeng ulama dan beberapa lembaga agama yang paham soal gerakan radikal. Upaya ini dilakukan, untuk mengetahui sepak terjang kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Indonesia.
"Semua komponen akan kita libatkan untuk mengembangkan penyelidikan terkait kelompok-kelompok radikal di Jatim, sekaligus bagaimana upaya hukumnya nanti seperti apa," terang Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anas Yusuf, Kamis (26/3).
Sementara terkait penangkapan tiga terduga anggota ISIS di Malang, Rabu (25/3) kemarin, Anas mengaku hari ini akan turun langsung ke lapangan, untuk membantu tim yang saat ini melakukan penggeledahan di rumah ketiga terduga tersebut.
"Hari ini saya akan ke Malang membantu menindaklanjuti penangkapan terduga ISIS yang dilakukan Mabes Polri kemarin (25/3)," ucap Anas.
Jendral polisi bintang dua ini menyebut, tiga terduga anggota ISIS yang ditangkap di Malang itu, masing-masing berinisial AH, HM dan AJ, yang semuanya adalah warga Malang.
Ketiga orang ini, diduga sebagai jaringan kelompok Salim Al Mubarok Attamimi alias Abu Jandal Al Yemeni yang baru pulang dari Suriah. Dia, juga diketahui sebagai salah satu perekrut anggota ISIS di Indonesia.
"Terduga yang ditangkap di Malang ini, pernah muncul di YouTube," ucapnya.
Seperti diketahui, saat ini, pasca-penangkapan tiga terduga ISIS pada Rabu kemarin, Polda Jawa Timur yang membantu Tim Densus 88 Mabes Polri, tengah melakukan penggeledahan di rumah para terduga di Malang. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya