Polda Jabar sebut ada tiga markas GMBI dirusak diduga FPI
Merdeka.com - Markas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dirusak sekelompok orang. Polda Jawa Barat mencatat, ada tiga markas GMBI yang diserang. Pertama di Ciampea Bogor yang dibakar ratusan massa FPI, kemudian Tasikmalaya yang juga mengalami pelemparan dan terakhir Ciamis.
"Ada tiga titik. Tapi pelaku yang sudah teridentifikasi yang Bogor dari FPI yakni 20 orang," Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jumat (13/1).
Dia menuturkan, markas GMBI di Kabupaten Ciamis dilempar sekelompok orang tak dikenal. Pelemparan terhadap markas GMBI itu mengakibatkan kaca rumah dan satu sepeda motor mengalami kerusakan. Peristiwa pelemparan itu terjadi pada Jumat (13/1) sekitar pukul 01.30 WIB.
Yusri menuturkan, sekelompok orang itu tiba-tiba melempari markas GMBI yang ada di Jalan Otto-Iskandardinata, Dusun Linggamanik, Desa Panyingkiran, Kabupaten Ciamis menggunakan batu dan kayu.
"Papan nama sekretariat rusak dan sepeda motor yang terparkir di halaman sekretariat LSM GMBI juga ikut menjadi sasaran yg mengakibatkan kerusakan di bagian bodinya," kata Yusri.
Dia memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam pelemparan tersebut. Sebab saat kejadian tidak ada anggota GMBI di lokasi, sehingga bentrokan fisik pun terhindarkan.
Kepolisian menurutnya, sudah melakukan upaya pengejaran pada pelaku yang melarikan diri. "Para pelaku melarikan diri dan lolos dari kejaran patroli petugas kepolisian," imbuhnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya