Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Jabar Buka Peluang Tersangka Pembakaran Polisi di Cianjur Bertambah

Polda Jabar Buka Peluang Tersangka Pembakaran Polisi di Cianjur Bertambah Beredar foto terduga pelaku pembakaran polisi di Cianjur. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Tiga polisi yang diduga dibakar dalam aksi unjuk rasa di Cianjur masih menjalani perawatan intensif. Pihak kepolisian masih melakukan penyidikan meski sudah menetapkan satu orang tersangka.

Kapolda Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, dari empat korban, tiga di antaranya dirawat di Kota Bandung, satu lainnya dirawat di Jakarta. "Kita rawat maksimal. penyidikannya masih terus berjalan," kata dia saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (19/8).

Meski demikian, ia memilih enggan memberikan keterangan lebih detil mengenai perkembangan kasus tersebut. Alasannya, para penyidik masih melanjutkan penyelidikan. Terlebih, kemungkinan besar tersangka dalam kasus itu bertambah.

"Perkembangannya nanti kami sampaikan, sementara jangan dirilis dulu. Karena masih berkembang penyidikannya. Kita masih dalami. Ada tersangka yang belum dapet, makanya saya enggak mau rilis dulu, takut kemana-mana," ucap dia.

Di lain pihak, Kapolda Jabar memberikan apresiasi kepada satu siswa yang memberikan pertolongan saat salah satu anggota polisi sedang terkapar usai terbakar. Pihaknya pun memberikan apresiasi. Namun, ia tidak mau mengungkapnya.

Yang dimaksud dia adalah berkaitan dengan aksi M. Ridwan Suryana (18), siswa SMK yang memberikan pertolongan kepada Aiptu (sekarang Ipda) Erwin Yudha Wildani saat terkapar usai tubuhnya terbakar.

"Anak SMA itu luar biasa karena sanggup menanggung risiko memberikan air minum di tengah insiden, membantu istighfar. Kami berikan penghargaan, ada titipan," ucap dia.

Sementara empat polisi yang menjadi korban, yakni Aiptu Erwin, Bripda FA Simbolon, Bripda Yudi Muslim dan Bripda Anif sudah diberikan peningkatan pangkat. Kenaikan itu berdasarkan pertimbangan mengacu pada keputusan Kapolri yaitu adanya prestasi ataupun panggilan tugas yang melebihi panggilan tugas lainnya sehingga mengakibatkan korban tetap berdedikasi dan pengabdiannya terhadap masyarakat dan tentunya institusi polri.

Aiptu Erwin naik setingkat menjadi Ipda, sedang Bripda Yudi Muslim, Bripda FA simbolon, dan Bripda Anif, naik setingkat menjadi Briptu.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP