Polda DIY dan Kementerian PUPR Bikin Selter Isolasi Kapasitas 54 Kamar
Merdeka.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) D.I Yogyakarta Brigjen Slamet Santoso dengan Kepala Balai Besar Basar Wilayah Sungai Serayu Opak Dwi Purwantoro menandatangani kerja sama dan meresmikan selter terpadu Isolasi Mandiri (isoman) Covid-19. Selter ini teletak di Jalan Ngeksigondo No.1-2, Prenggan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta.
"Kerja sama Polda DIY melalui RS Bhayangkara dan Kementerian PUPR wilayah V untuk empowering pemberlakuan selter isoman untuk anggota Polda DIY dan staf Kementerian PUPR, mudah-mudahan dapat mengurangi risiko ketersediaan tempat tidur rumah sakit rujukan bagi anggota yang sakit," kata Slamet, Sabtu (17/7).
Selter terpadu isoman Covid-19 ini merupakan shelter kedua yang dibentuk Polda DIY. Sebelumnya Polda DIY juga menggunakan Asrama Polairud Polda DIY sebagai selter isoman bagi anggota Polri dan keluarganya.
Nantinya, pada selter tersebut akan ditugaskan tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 15 personel yang terdiri dari dokter, perawat, apotek dan tenaga lainnya.
"Kita siapkan ambulans dan swab bagi pasien, yang akan masuk selter akan di-assesment oleh RS Bhayangkara terlebih dulu. Jika ringan maka bisa di selter, tetapi jika perlu penanganan lebih maka di rujuk ke rumah sakit," jelasnya.
Sementara itu, Opak menerangkan, selter terpadu memiliki kapasitas sebanyak 54 kamar dan 154 bed (tempat tidur).
"Tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan juga sudah terpenuhi dengan jadwal kegiatan yang tidak monoton. Semoga ini bisa melayani anggota Polri, Kementerian PUPR dan keluarganya. Ini merupakan selter pertama yang bekerja sama dengan Polda DIY, hal ini dalam rangka penahanan Covid-19 di Yogyakarta," ujar Opak.
Selain itu, Kabid Humas Polda D.I Yogyakarta Kombes Yuliyanto mengatakan, selter yang dibuatnya itu untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 kepada keluarga atau personel.
"Untuk mengoptimalkan penanganan, perawatan serta tindakan medis terhadap personel serta meminimalisir penyebaran virus Covid-19 kepada keluarga/personel lainnya," tutup Yulianto.
Diketahui, Dalam tiga hari terakhir ini angka konfirmasi positif Covid-19 di wilayah D.I Yogyakarta berada pada angka di atas 2.000. Berdasarkan data dari Dinkes DIY, dalam 10 hari terakhir posisi keterisian bed perawatan Covid-19 berada pada posisi di atas 90 persen.
Pada 15 Juli 2021, warga DIY yang terkonfirmasi positif berada pada angka 2.706, sedangkan kasus aktif berada pada angka 24.253.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya