PNS dan tukang ojek di Lampung ditembak di depan sekolah
Merdeka.com - Kejadiannya pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 WIB di depan SMAN 1 Blambangan Umpu. Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tukang ojek Kabupaten Waykanan, Lampung, ditembak dengan senjata api.
"Korban PNS bernama Yosi (35 tahun) ditembak di bagian dada kiri dan sekarang dirujuk ke RS Handayani, Kotabumi, Lampung Utara. Adapun untuk tukang ojek, Saparudin alias Senin (39 tahun) tertembak di paha kiri," ujar Kepala Puskesmas Blambangan Umpu, Deni Paika Zairin, Senin (18/3) seperti dilansir dari Antara.
PNS bernama Yosi itu, kata dia, bekerja di Kecamatan Blambangan Umpu dan diperkirakan kenal dengan pelaku. "Namun, untuk motifnya yang tahu pihak kepolisian, tadi sudah olah TKP, Yosi terkena tembakan dan robek di bagian dada kiri sehingga kami rujuk ke RS Handayani, dan untuk Senin, kami rujuk ke RSUD ZA Pagar Alam," ujarnya.
Menurut Kepala Bagian Humas Polres Waykanan AKP Yohanes, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan penembakan Yosi dan Saparudin membuat sejumlah warga Blambangan Umpu dan tukang ojek membicarakan hal itu di sejumlah tempat.
"Jadi, informasinya yang beredar Yosi ini warga Lampung Barat dan setiap Senin dijemput Saparudin, ojek langganannya di Simpang Empat, Kampung Negeribaru setelah turun dari bus untuk diantar ke tempat kerjanya. Sampai di depan SMAN 1 Blambangan Umpu, mereka dicegat pelaku, lalu korban dengan pelaku diinformasikan cekcok, kemudian ditembak dengan senjata api," ujar Kemas, warga Blambangan Umpu.
Mengetahui hal itu, ujar Kemas menambahkan, Saparudin berusaha merampas senjata api dari pelaku beridentitas pria. Namun, akhirnya ditembak di bagian paha sebelah kiri, dan pelaku selanjutnya kabur. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya