Plt Gubernur Sulsel Izinkan Sekolah Tatap Muka di Zona Hijau
Merdeka.com - Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman, mengizinkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sekolah dengan sistem pembelajaran tetap muka terbatas. Meskipun kasus Covid-19 mengalami kenaikan karena sebaran varian baru Delta.
Andi mengatakan, sekolah tatap muka hanya akan dilakukan di zona hijau Covid-19.
"Kita tidak bisa paksakan tidak melakukan sekolah tatap muka untuk daerah terluar dan zona hijau," ujar Andi, Rabu (30/6).
Sejumlah alasan dijelaskan Andi menjadi pertimbangan mengapa sekolah tatap muka harus tetap dilakukan. Seperti ketersediaan jaringan internet, dan tentunya daerah itu berada di zona hijau Covid-19.
"Masalah biaya orang tua juga kita pikirkan," tegas Andi.
Meski demikian, pihaknya menyerahkan kepada kabupaten dan kota di Sulsel untuk membuat prosedur sekolah tatap muka sesuai dengan instruksi Presiden.
"Jadi kita tetap menginstruksikan kembali kepada kepala daerah silakan prosedural harus memenuhi syarat dan tentu ada pembatasan," katanya.
Sementara itu, Hubungan Masyarakat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar, DR Wachyudi Muhsin, mengingatkan kepada pemerintah untuk benar-benar membuat konsep sekolah tatap muka saat pandemi secara detail. Wachyudi mengaku proses siswa berangkat dari rumah ke sekolah dan sebaliknya benar-benar harus dipikirkan.
"Sekolah harus ada hal-hal yang detail dilakukan mulai bagaimana proses anak dari rumah ke sekolah dan sebaliknya. Belum cuci tangannya, proses belajar mengajarnya, gurunya, ventilasi," tuturnya.
Ia menambahkan pemerintah harus benar-benar mampu mengawasi dan penerapan protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19, khususnya di sekolah bisa ditekan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya